Beredar di media sosial video pengakuan Bakal calon presiden PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo tidak siap menjadi presiden.
Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok @salimsaja3 kemudian beredar di media sosial Twitter. Dalam video tersebut, tampak Ganjar tengah diwawancarai oleh Presenter kondang Andy F Noya.
Andy menanyakan jika menuruti hati nurani apakah Ganjar siap menjadi presiden dan mengharapkan Gubernur Jawa Tengah itu menjawab dengan jujur.
“Anda kan gini loh melempar tanggung jawab ini ke Bu Mega seakan-akan pokoknya udahlah jangan geer kita. Tapi sekarang kalau hati nurani Anda ditanya Anda siap nggak jadi presiden? Coba jawab yang jujur dong,” ujar Andy, dikutip Suara Liberte dari akun TikTok @salimsaja3 pada Senin (31/7/2023).
Ganjar langsung menjawab tidak. “Nggak (siap). Nggak (siap). Nggak (siap),” ujarnya. Andy kaget mendengar jawaban tersebut.
“Memalukan sekali jawaban ini,” respon Andi. Ganjar juga kembali memberikan respon. “Oh nggakpapa nanya yang nanya juga malu-maluin kok,” ujarnya.
Andy menyayangkan jawaban Ganjar. Menurutnya, seharusnya Ganjar dengan tegas menjawab siap menjadi presiden.
Diungkap Ganjar, menurutnya masyarakat Indonesia tidak mudah ditangani. Oleh karena itu meski dirinya memiliki elektabilitas yang tinggi, tetap harus mempertimbangkan kesiapan menjadi presiden.
“Mas Andi entar dulu. Emangnya mau jadi presiden? Eh jadi presiden ya besok ya. Surveinya udah tinggi. Gampang emang? Emang orang Indonesia gampang? Mikir-mikir gitu,” jelas Ganjar.
Baca Juga: Sedang Melakukan Pengerjaan, 2 Pekerja Bangunan Tertimbun Longsor di Duren Sawit
Ganjar sendiri belum memberikan klarifikasi terkait video yang beredar tersebut. Namun, saat diwawancarai oleh Praktisi media sosial Rudi S Kamri, Ganjar mengaku sebagai kader harus siap dicalonkan sebagai presiden.
“Sebagai kader kan harus siap. Sebagai kader, kita harus siap,” ujar Ganjar, dikutip dari kanal YouTube Kanal Anak Bangsa, Rabu (10/5/2023).
Namun, sebagai manusia biasa, Ganjar berterus terang dirinya ndredeg atau gemetar. Apalagi dirinya berangkat dari kaum bawah.
“Sebagai manusia biasa tentu saya bukan anak siapa-siapa. Saya berangkat dari kondisi yang merata-rata dari bawah gitu ya. Maka pada saat menerima itu ya ndredeg Mas e. Ndredeg lhoh,” ujar Ganjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba