Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengapresiasi sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto karena kerendahan hati dan jiwa besarnya.
Ade mengaku heran dengan Prabowo yang selalu ia kritik. Sosok Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju itu tidak memberikan reaksi keras alih-alih justru memberikan respons seorang negarawan.
“Saya sangat terkesan dengan Pak Prabowo. Saya sering mengkritik dia dengan sangat tajam, tapi dia mengatakan di depan banyak orang dia selalu mengikuti apa yang saya sampaikan,” kata Ade dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Minggu (6/8/2023).
Ia menambahkan, Prabowo dengan elegan melemparkan pujian dibandingkan membalas kritikan tajam dari politikus PSI itu.
“Dia mengatakan itu bahkan memuji-muji saya, buat saya itu merupakan sikap yang sangat humble yang ditunjukkan oleh Pak Prabowo,” tutur Ade.
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) itu tak menyangka dirinya akan merubah pandangan terhadap Prabowo setelah calon presiden (capres) 2014 dan 2019 itu menyambangi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI beberapa waktu lalu.
Padahal, Ade merupakan salah satu politikus yang kerap memberikan kritik keras dan tajam kepada Prabowo dalam sejumlah kesempatan. Terparah, Ade pernah melontarkan capres dari Gerindra itu tidak layak memimpin Indonesia.
Oleh karena itu, Ade tidak menduga kini dirinya begitu kepincut dengan pernyataan dari Prabowo.
Pujian yang datang dari Prabowo, menurutnya menunjukkan sikap negarawan dan rendah hati yang begitu besar dari rival berat Presiden Joko Widodo pada pilpres 2019 lalu tersebut.
Baca Juga: Kecelakaan Hingga Mobilnya Remuk, Lady Nayoan Bersyukur Masih Diberi Kesempatan Hidup Oleh Tuhan
“Yang saya kagumi adalah, betapa dia itu sebagai calon presiden dengan elektabilitas terbesar saat ini dan saya itu hanya sekedar caleg, seorang YouTuber, seorang aktivis media sosial yang sama sekali jauh jaraknya dari beliau,” pungkas Ade.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR
-
Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!
-
6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
-
Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang
-
Fashion sebagai Bahasa Diri, Menentukan Identitas Lewat Cara Berpakaian
-
Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru
-
PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun
-
5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital