Penggiat Media Sosial Rudi Valinka menyoroti manuver cukup mengejutkan yang dilakukan oleh PDI Perjuangan (PDIP). Partai tersebut baru-baru ini memberikan kritik menohok soal salah satu kebijakan dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Diketahui, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari suatu kejatahan lingkungan yang terjadi di Indonesia.
Pasalnya dari konsep yang dicanangkan untuk menjadi awal dari langkah tanah air mandiri soal pangan malah berubah menjadi pengrusakan hutan tanpa adanya timbal balik yang diharapkan dari pembangunan tersebut.
"Maka kami mengapa memberikan suatu catatan yang sangat kuat terkait dengan upaya yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk membangun Food Estate, tetapi dalam praktik pada kebijakan itu ternyata disalahgunakan, dan kemudian hutan-hutan justru ditebang habis, dan Food Estate-nya tidak terbangun dengan baik. Itu merupakan bagian dari suatu kejahatan terhadap lingkungan," ujarnya di Kabupaten Bogor, Selasa (15/8/2023).
Menyoroti hal tersebut, Rudi justru menilai bahwa kritikan tersebut tak bisa ditakar karena belum adanya penegakan hukum terkait dengan masalah tersebut. Justru ia menyarankan partai wong cilik untuk fokus terhadap masalah yang jelas seperti belum ditangkapnya Harun Masiku.
"Lebih baik PDIP fokus ke kejahatan yang sudah jelas ada Penjahatnya seperti : buronan Harun Masiku, korupsi BTS sampai korupsi Tambang," ungkapnya @kurawa seperti dilansir pada Rabu (16/8).
PDIP menurutnya tak perlu pusing dan langsung saja melaporkan apa yang disebutnya kejahatan lingkungan kepada aparatur negara daripada hanya membuat gaduh semata.
"Urusan Food Estate kita balikkan ke aparatur negara untuk urus ada pidananya atau tidak," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!
-
Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli
-
Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!
-
Mengapa Nama Pemain Uzbekistan di Piala Dunia 2026 Berakhiran OV dan EV? Ini Fakta Sejarahnya
-
MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026, Lionel Messi Tak Sendiri di Puncak
-
DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804
-
Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai