Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, drh. Slamet mendorong adanya keselarasan pembangunan bersama dengan kelestarian lingkungan di Indonesia.
Ini disampaikannya saat menerima aspirasi dari Badan Pengurus Absolute Indonesia. Dalam pertemuannya, keduanya membahas terkait dengan masalah ekologi, masalah sosial, dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan dan sungai.
Mereka meminta agar sejumlah peraturan yang dikeluarkan oleh sejumlah kementerian untuk dievaluasi. Tak hanya itu, keduanya juga mendorong gerakan untuk memperjuangkan isu ekologi dan kesejahteraan petani melalui parlemen.
“Di DPR, kami sedang membahas RUU yang concern terhadap kawasan konservasi dan pelindungan lingkungan hidup, yakni RUU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Fraksi PKS terus berkomunikasi dengan seluruh fraksi dan kementerian agar RUU ini dapat berkontribusi terhadap kelestariaan lingkungan hidup”, ujar Slamet, dilansir Rabu (23/8).
Lebih lanjut, Slamet pun menyoroti tentang kesejahteraan petani yang belum juga meningkat. Hal ini diperparah dengan minimnya subsidi pupuk kepada masyarakat.
“Anggaran pupuk dari Pemerintah ini memang terlalu kecil, tak sesuai dengan kebutuhan dari petani di lapangan. Ditambah, sejumlah kawasan sekarang sudah mulai dilarang untuk dirambah oleh masyarakat”, ungkapnya lagi.
Terakhir, Slamet pun mengajak Absolute Indonesia untuk terus aktif dalam upaya pelestarian hutan dan dukungan kepada petani.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dan program yang telah dilakukan oleh Absolute Indonesia beserta Kelompok Tanah Hutan (KTH) yang ada sejauh ini. Apabila ke depan perlu dilakukan kerja sama dan kolaborasi, Fraksi PKS siap dalam memberikan dukungan dan bantuan”, pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas
-
Harga Jual Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 3 Agustus 2026
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis