Perseteruan Denny Sumargo dengan Verny Hasan soal tes DNA memang menyita perhatian publik belakangan ini. Terkait itu, Dokter Forensik Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Ade Firmansyah Sugiharto pun ikut angkat bicara.
Ia berkomentar soal adanya dugaan rekayasa tes DNA. Ade menyebut bahwa hal itu memang mungkin saja dapat terjadi.
"Apakah ini bisa direkayasa? Apapun bisa direkayasa. Kalau di lapangan pun surat sakit dokter ada yang direkayasa, itu bisa-bisa saja direkayasa, tidak hanya hasil DNA ya," ucapnya, dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Rabu (13/9/2023).
Tak hanya pada hasil tes DNA, surat keterangan sakit hingga surat kematian pun disebut-sebut bisa saja direkayasa.
"Contohnya kita menemukan beberapa kali kasus adanya rekayasa dari surat sakit dokter. Sekarang tidak perlu lagi kita lihat apakah surat sakit dokter, saya juga pernah melihat surat kematian yang ternyata direkayasa, tidak dikeluarkan oleh institusi tertentu," bebernya.
Ia menyebut bahwa kecurangan memang sangat mungkin terjadi jika memang seseorang sudah dalam kondisi terhimpit.
"Semua orang ketika mau berlaku jahat ya pasti akan menemukan jalannya. Tapi saya tidak ingin berspekulasi apakah itu suatu modus yang bisa dilakukan oleh siapa pun," sebutnya.
"Kecurangan itu bisa saja terjadi di mana saja, kita tidak bisa berspekulasi seperti itu, " tambahnya.
Kendati begitu, Ade mengungkap bahwa sampai saat ini dirinya sendiri belum pernah mendapati kasus hasil tes DNA yang sengaja direkayasa.
"Kalau pengalaman pribadi saya, tidak pernah terjadi ya (rekayasa DNA). Namun, apakah itu memungkinkan? Ya sangat (mungkin)," terangnya.
Terlepas dari itu, permasalahan tes DNA antara Denny Sumargo dengan Verny Hasan masih terus berlanjut. Terbaru, perempuan ini dikabarkan sudah menyiapkan dua rumah sakit di Singapura sebagai lokasi tes ulang.
Berita Terkait
-
Acara Ultah dan Baby Shower Denise Chariesta Sepi Tamu Undangan Artis, Hanya Denny Sumargo yang Beri Respons
-
Verny Hasan Ketar Ketir, Dokter Forensik Buka Suara Soal Tes DNA: Kalau 0% Persen, Bukan Anak Biologis
-
Denise Chariesta Sambat Tak Ada Teman Artis yang Datang ke Acara Siraman: Undang Densu, Nikmir, Depe
-
Tak Satupun Datang, Siapa Saja Artis yang Diundang Denise Chariesta?
-
Biodata dan Profil Verny Hasan: DJ yang Kembali Minta Deny Sumargo Tes DNA di RS Singapura
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara