Ammar Zoni akhirnya resmi keluar dari penjara usai mendekam selama beberapa bulan akibat kasus narkoba. Ia pun hanya bisa mengucap syukur atas hal itu.
Terlebih lagi, vonis hukumannya selama 7 bulan penjara jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa yakni 1 tahun. Terkait itu, Ammar Zoni benar-benar merasa lega karena bisa kembali berkumpul dengan orang-orang tercintanya.
"Jujur saya masih agak harus terbiasa lagi. Yang jelas berjuta-juta syukur kepada Allah yang masih juga memberikan kesempatan agar saya dapat kumpul lagi bersama keluarga, urus bapak saya," kata Ammar Zoni saat jumpa pers dikawasan Menteng Jakarta Pusat.
Ia pun mengucap terima kasih kepada tim kuasa hukum yang sudah menemaninya berjuang menghadapi serangkaian proses persidangan.
"Alhamdulillah dengan bantuan pengacara yang berjuang untuk bisa memberikan kemudahan. Saya benar-benar bersyukur sekali,” imbuhnya.
Selain itu, Ammar juga memperkenalkan sosok yang berjasa besar bagi hidupnya selama di penjara. Bukan sang istri Irish Bella, tapi Niko yang merupakan sahabatnya.
Ia mengungkap bahwa sang sahabatlah yang senantiasa memberi bantuan selama dirinya berada di penjara.
"Saya hadirkan Om Niko, sahabat saya, mentor saya, yang di saat saya jatuh, cuma beliau yang membantu saya, selalu menyemangati saya sampai saat ini. Saya betul-betul berhutang budi sama Om Niko," ungkapnya.
Baca Juga: Bebas Penjara, Ammar Zoni Ngaku Sembunyikan Kepulangannya dari Irish Bella, Kenapa?
Berita Terkait
-
Ammar Zoni Resmi Bebas dari Penjara, Ini yang Dilakukannya Pertama Kali setelah Hirup Udara Segar
-
Ammar Zoni dan Irish Bella Pisah Rumah Usai Bebas dari Penjara, Ada Apa?
-
Bebas Penjara, Ammar Zoni Ngaku Sembunyikan Kepulangannya dari Irish Bella, Kenapa?
-
Bukan Istri dan Anak, Ammar Zoni Buru-Buru Temui Orang Ini Saat Bebas dari Penjara
-
Hirup Udara Bebas, Ammar Zoni Pasrah Anaknya Bakal Tahu Dirinya Pernah Dibui
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026