Suara.com - Adalah hal penting untuk menunjukkan yang terbaik pada kencan pertama Anda. Wajar jika seseorang menahan kentut, memilih tempat terbaik dan berdandan terbaik saat kencan pertama. Bagi perempuan mengenakan busana terbaik tentu bakal mendongkrak rasa percaya diri.
Namun, jika laki-laki teman kencan Anda juga berdandan habis maka Anda perlu waspada. Karena bisa jadi ia melakukan itu bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk orang lain.
Setidaknya begitulah temuan gleeden.com yang menyurvei 1000 laki-laki. Kepada para laki-laki diajukan pertanyaan apakah kebiasaan perawatan mereka meningkat jika mereka sedang mencari 'mangsa'?. Sebagian besar menjawab tegas, "ya"!
Para laki-laki itu rata-rata menghabiskan 200 poundsterling atau sekitar Rp4 juta untuk berbelanja produk perawatan untuk merayu perempuan. Sebanyak 5 persen responden menghabiskan angka yang sama untuk membeli pakaian.
Jadi jika Anda menemukan laki-laki berbau harum, dengan potongan rambut terkini, berpakaian keren atau berdandan lebih keren dari Anda, Anda mungkin memiliki masalah. karena survei itu menunjukkan laki-laki yang suka berdandan, cenderung suka berbohong atau bahkan selingkuh.
Banyak laki-laki (hampir 48 persen) yang pergi ke gym minimal tiga kali seminggu untuk menjaga bentuk tubuh mereka. Ini semua dilakukan untuk membuat para perempuan terkesan. Dan itu semua itu tentu dilakukan demi mendapatkan apresiasi. Masalahnya apakah apresiasi itu yang diharapkan itu dari Anda atau dari perempuan lainnya?
(femalefirst.co.uk)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich
-
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi
-
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia
-
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital