Suara.com - Menandai ulang tahunnya yang ke-26, artis pemain Oki Setiana Dewi, Selasa (13/1/2015) meluncurkan koleksi busana muslimnya dengan label OSD. Menjalankan bisnis busana muslim, sudah lama menjadi mimpi Oki.
"Ini adalah salah satu impian saya yang tercapai karena saya menikah dengan Bang Rio," ujarnya di sela peluncurkan OSD, di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.
Oki yang sejak 2008 sudah memakai busana muslim yang syar'i, menjelaskan busana yang dijual di tokonya ini adalah adalah hasil kreasinya. Sementara untuk proses produksi dan bisnis, ditangani sang suami.
"Desain, bahan, ciri khas, proses produksi semua kita lakukan sendiri. Learning by doing," imbuhnya.
Semua busana produksi OSD adalah busana-busana yang biasa dikenakan Oki saat syuting maupun keseharian. Semua, ujar Oki, memiliki karakter yang anggun, elegan dan cantik. Semua busana koleksi OSD adalah gaun terusan longgar dan berbahan satin. Sebagai aksen, Oki menambahkan kreasi di bagian dada dan di bawah rok. Saat ini, Oki telah memproduksi sekitar 7 sampai 8 model, dan setiap model tersedia dalam 24 pilihan warna.
"Setiap bulannya akan kita keluarkan model baru," ujar Oki sambil menambahkan, dalam berkreasi ia terinspirasi dari gaun-gaun rancangan desainer dalam dan luar negeri yang ia modifikasi menjadi busana muslim yang syar'i.
Busana Muslim di toko bernama OSD yang bertema Original, Syar'i dan Delicate ini memiliki kisaran harga Rp100 ribu hingga Rp600 ribu. Tak berhenti di sini, Oki juga berencana untuk mengembangkan bisnisnya dengan memasarkan busana muslim untuk anak-anak.
"Saat ini masih dalam proses mencari bahan yang paling pas untuk anak-anak," tutup dia.
Merintis bisnis busana muslim, menurutnya tak hanya hanya untuk mencari keuntungan. Tetapi juga untuk dakwah, menyebarkan pengetahuan tentang kewajiban berhijab bagi perempuan Islam. Hijab yang benar, jelasnya, tidak menunjukkan bentuk tubuh, tidak tipis, menutupi dada.
"Meski begitu harus tetap terlihat cantik, tapi sewajarnya," kata dia.
Berita Terkait
-
Sunscreen Ozzaskin untuk Umur Berapa? Biasa Dipakai Ayu Ting Ting dan Bilqis ke Sekolah
-
Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!
-
5 Parfum Hijab yang Wanginya Segar dan Tahan Lama, Mulai Rp14 Ribuan
-
Ketika Hijab Terasa Berat: Panduan Hati bagi Muslimah yang Sedang Berproses
-
Clara Shinta Akhirnya Buka Suara soal Foto Viral Tanpa Hijab: Hanya Dilakukan di Kamar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan