Guru seks Tracey Cox dalam buknya, "Sextasy" mengungkapkan bahwa dorongan seksual dan perlakuan mencintai, ternyata dipengaruhi oleh usia seseorang. Perilaku seks seseorang saat berusia 20an, 30an dan setelah 40an akan sangat berbeda. Demikian juga perilaku seks pada perempuan dan laki-laki di tiga kelompok usia ini juga akan berbeda.
Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas perilaku seksual pada mereka yang berusia 20an, dan artikel ini kita akan membahas perilaku seks mereka yang berada di usia 30an. Usia 30-an, menurut Tracey adalah waktu untuk bereksperimen. Dari survei yang dilakukannya, hampir semua dari mereka yang berusia 30an mengaku melakukan hubungan seks di luar ruangan.
Berbeda dengan remaja yang lebih bersifat mencoba, di usia 30an orang cenderung melakukan hubungan seksual dengan eksperimen. Bentuk yang paling umum dari eksperimen seksual itu antara lain adalah mereka mencoba bercinta di tempat semi-publik seperti pantai, di kebun atau di bangku taman yang redup atau gelap.
Ini adalah sesuatu yang disebut 'keliaran erotis' dalam perilaku seksual! Juga, pada usia 30an, grafik popularitas tentang bercinta bukan di kamar tidur, seperti kamar mandi atau di bak mandi pun sangat tinggi di kelompok usia ini.
Mencapai kesenangan yang 'aneh' juga memiliki nilai yang pada usia ini karena kebanyakan pasangan pada usia 30an mengaku mereka akan berbagi tentang fantasi. Mulai dari perbudakan, penutup mata dan kegiatan akhir pekan atau 'pesta' demi memuaskan fantasi mereka.
Ini juga merupakan waktu ketika banyak perempuan memiliki teman atau sahabat lelaki yang menyukai sesama jenis. Perempuan normal mencintai laki-laki gay; atau laki-laki gay mencintai perempuan normal. Penelitian di Swedia mengonfirmasikan mengapa kedua kelompok tersebut dapat bergaul begitu dekat, hal ini disebabkan karena mereka berdua memiliki otak simetris. Sementara laki-laki normal dan perempuan lesbian memiliki belahan otak yang asimetris.
Dalam bukunya, Tracey juga menyebut di usia 30an, banyak perempuan memiliki pengalaman tingkat orgasme yang lebih tinggi. Dari penelitiannya, sebanyak 90 persen perempuan di masa 30an secara teratur mengalami orgasme, dibandingkan dengan hanya 23 persen perempuan yang lebih muda.
Usia 30-an juga ditandai dengan hadirnya anak-anak dalam kehidupan pasangan yang menikah, sehingga gairah seks secara alami berkurang. Tapi, Cox menunjukkan bahwa selama kehamilan, pasangan berhubungan seks selama 4-5 kali dalam sebulan. Sebagian mengerem kehidupan seks mereka selama sekitar tujuh minggu setelah melahirkan, dan kembali ke ritme normal empat bulan kemudian. (timesofindia.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
9 Saham Indonesia Dihapus dari MSCI, Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan 1 BUMN Hilang Status
-
Bikin Haru! Aksi Seru Anak-Anak Disabilitas SLBN 1 Makassar Rayakan HUT RI
-
Viral Satpol PP Jadi Maling Rokok saat Razia di Pasar Kabupaten Aceh Utara
-
Mengulas Sisi Manusiawi dari Jasa Sewa Peran Keluarga di Film Rental Family
-
20 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka Singkat untuk Status WhatsApp
-
Helikopter Apache AS Jatuh Menewaskan 2 Awak
-
Seberapa Kuat Militer Iran di Bawah 'Dewa Perang' Baru Mohsen Rezaei?
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Eskalasi Serangan di Jalur Pelayaran Timur Tengah
-
Ha Young Minta Maaf Tertulis Usai Buat Kegaduhan Soal Keluaga Pro-Jepang
-
Apa Saja Tuntutan Iran dan Amerika Serikat untuk Akhiri Perang di Selat Hormuz?