Kamu bermimpi jadi kaya raya, memiliki pulau untuk berlibur dan mengoleksi mobil mewah? Jika kamu beranggapan dengan bekerja keras, semua itu akan datang dengan sendirinya. Ternyata, anggapan ini tak selamanya benar.
Apalagi jika kamu beranggapan jika ini bisa dimulai di usia 30-an. Karena ternyata nasib keuangan ditentukan di usia 20-an. Jadi jika kamu telah berusia lebih dari 30 tahun, sudah terlambat untuk bermimpi menjadi kaya-raya. Dan lebih baik membiasakan diri hidup sebagai kelompok menengah. Kecuali jika kamu menang lotere atau tiba-tiba mendapat warisan tak terduga.
Menurut laporan Federal Reserve Bank, seperti dilansir Washington Post menyebut, sepuluh tahun pertama masa bekerja akan menentukan apa yang akan diperoleh seseorang hingga sisa hidup. Dan pada sebagian besar pekerja, pertumbuhan penghasilan bakal mandeg setelah berumur 35 tahun.
Jika Anda beruntung untuk berada dalam satu persen dari penerima gaji tertinggi di usia dua puluhan, maka Anda dapat mengharapkan penghasilan Anda meningkat hingga 1450 persen pada saat berusia 55 tahun. Jadi jika Anda digaji 300 ribu dolar di usia 29 tahun, maka ketika berumur 55 tahun, Anda akan memiliki 4,350 juta dolar.
Jika Anda berada di atas lima persen, Anda akan meningkatkan penghasilan Anda dengan 230 persen lebih, yang masih cukup baik. Tapi jika Anda masuk kelompok menengah, dengan pendapatan di bawah 60 ribu dolar setahun, Anda mungkin akan hanya mendapat peningkatan 38 persen.
Dan, seperti biasa berita buruk akan berlaku pada mereka yang berada di posisi paling bawah. Mereka yang saat ini bekerja di industri manual benar-benar akan mendapatkan sedikit uang selama hidupnya.
"Pekerja terampil yang menggunakan otot, bukan otak, akan terdepresiasi dengan cepat. Ketika ia mulai sakit, maka akan menjadi kurang produktif," tulis Iman Guvenen, ekonom yang menulis laporan itu.
Jadi pelajaran dari semua ini adalah, jika belum terlalu terlambat belajarlah sebanyak yang Anda bisa agar Anda bisa mendapatkan sebanyak yang Anda bisa.(news.com.au)
Berita Terkait
-
Percaya Diri dan Jelajahi Berbagai Peluang Jadi Kunci Sukses Berkarier di Luar Negeri Setelah Sekolah
-
Upaya Membangun Kepercayaan Diri yang Kuat untuk Meraih Kesuksesan
-
Guru Honorer Dini Nurul Islami Mampu Merubah Hidup melalui Shopee Affiliate dan Shopee Live, Begini Kisahnya
-
Remaja Biasa Ini Sukses Membangun ASR Custom, Begini Perjalanan Inspiratifnya
-
3 Keuntungan Menjadi Orang yang Konsisten, Salah Satu Kunci Sukses!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan