Hari Valentine sering diidentikan dengan cokelat atau mawar. Hal ini membuat toko bunga mulai kebanjiran pesanan dan pembeli menjelang hari kasih sayang, pada 14 Februari mendatang.
Salah satunya adalah deretan toko bunga di Jalan Kyai Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut Andri, penjual Toko Bunga Rozzy, menjelang Valentine dirinya sengaja meningkatkan persediaan menjadi tiga hingga empat kali lipat dibanding hari biasa.
"Tiap hari kita pasti nyetok bunga, ketika hari Valentine, stoknya kita perbanyak. Pasti laku keras," ujarnya kepada suara.com, Kamis (12/2/2015).
Andri menjelaskan, di hari Valentine ini bunga yang paling banyak dicari adalah bunga mawar. Baik yang berwarna merah maupun merah muda. Mawar ini, biasanya peminatnya didominasi oleh anak muda atau pasangan muda.
Meski demikian, jenis bunga lain seperti kasablanka dan anggrek juga banyak dicari. Bunga yang disebut belakangan ini, biasanya dipesan untuk diberikan untuk orangtua sebagai ungkapan rasa sayang dari putra-putrinya.
"Yang beli memang banyak anak muda. Tapi untuk pesanan justru banyak untuk orang tuanya, kasablanka sama anggrek," terang Andri.
Asep, penjual bunga lainnya, jenis bunga yang dibeli tergantung selera masing-masing pembeli. Ada yang membelinya per buket atau juga per tangkai. Karena pembeli bunga meningkat signifikan, harga bunga, khususnya bunga mawar, pun naik. Setangkai mawar yang biasanya dijual Rp 10 ribu, naik dua kali lipat menjadi Rp20 ribu.
"Karena bunga mudah layu, jadi biasanya puncak pembeli ya saat hari H. Sebelum pergi, biasanya mampir dulu ke sini," kata Asep.
Pada hari H, Andri mengaku dapat menjual hingga 1000 tangkai mawar. Meski begitu, seminggu sebelum hari Valentine, Andri sudah mulai kebanjiran pesanan bunga yang minta diantar saat hari Valentine tiba.
Selain bunga, toko-toko bunga di Jalan ahmad Dahlan ini juga menjual pernak-pernik valentine seperti balon dan boneka beruang yang dirangkai menjadi parcel cantik. Harganya? Cukup beragam. Untuk boneka dan balon misalnya, berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp150 ribu. Sedangkan untuk bunga, berkisar antara Rp20 ribu pertangkai hingga Rp1,5 juta per buket.
Berita Terkait
-
Satu Februari, Empat Makna: Valentine, Imlek, Pra-Paskah, dan Ramadan
-
Plataran Borobudur Rayakan Valentine dengan Workshop Blooms of Love Berlatar Candi Borobudur
-
Wuthering Heights Debut Box Office di Masa Valentine, Raup Rp585,5 Miliar
-
Valentine Tak Cuma soal Cinta, Pedagang Bunga Ikut Panen Rezeki
-
Caviar iPhone 17 Pro Valentine Edition Rilis: iPhone Termahal 2026 Berlapis Berlian
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Far East Movement Ramaikan Launching Skuad dan Jersey Persija Jakarta di JIS
-
Atlet Tuli Harus Open Donasi Demi Tampil di Malaysia, Post Anggaran Kemenpora Dikritik Pedas
-
Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik
-
Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes
-
Bungkam dan Tertunduk, Revaldo Digiring Jalani Tes Kesehatan Usai Ditangkap Buntut Kasus Narkoba
-
Malaysia Rugi Rp9 T di Emiten Milik Peter Sondakh (BWPT), Anwar Ibrahim Minta Prabowo Turun Tangan
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Review Is God Is: Balas Dendam Dua Saudari Kembar Penuh Luka
-
Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman
-
Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu