Suara.com - Hobi mengoleksi dan memakai batu akik bisa dikatakan belakangan telah menjangkiti masyarakat di Tanah Air. Selain sebagai benda yang bernilai estetika atau memperindah penampilan, ada juga kalangan warga yang mempercayai batu alam itu memiliki unsur energi magis.
Namun soal percaya atau tidaknya, tentu itu terserah kepada masing-masing pribadi. Yang jelas, bagi Lurah Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Susan Jasmine Zulkifli yang ternyata juga memakai batu akik, ada pengalaman unik dari batu akik yang dipakainya.
Lurah cantik ini menceritakan, ketika menjabat sebagai Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada 2013-2014 lalu, dirinya sering didemo oleh sekelompok warga yang tidak menyukainya. Bahkan dia kerap mendapatkan teror dan ancaman, baik itu melalui pesan singkat, hingga ditemui secara langsung oleh orang tertentu.
Namun sejauh itu, menurut Susan pula, nyatanya dia selalu aman dan selamat dari segala bentuk ancaman. Ketika itu, dia mengaku telah memakai batu cincin akik peninggalan bapaknya. Cincin itu sampai kini tidak pernah lepas dari jari telunjuknya.
"Buktinya, saya aman-aman saja, tidak pernah terjadi apa-apa," kata Susan, saat berbincang-bincang dengan Suara.com, sambil bercanda di pendopo kantornya, Jumat (13/3/2015).
Padahal seperti diketahui, ketika itu banyak organisasi masyarakat dan kelompok Islam garis keras yang menentangnya memimpin kelurahan tersebut. Sementara kemudian, ketika baru pindah menjadi Lurah Gondangdia, Susan pun mengaku sempat mengalami kecelakaan kecil ketika menjalani kerja bakti dengan warga.
"Tapi saat saya baru-baru di sini, saya pernah terjatuh saat kerja bakti. Kening saya sobek dan dijahit," ujar Susan, sambil menunjukkan bekas luka jahitan di jidatnya.
Kendati demikian, Susan berpendapat bahwa itu hanyalah pengalaman unik saja, bukan terkait batu cincin yang ia pakai. Dia sendiri mengaku sudah memakai batu cincin hijau lumut bercorak bintik-bintik hitam tersebut sejak empat tahun lalu, sebagai salah satu barang warisan dari ayahnya.
"Batu cincin ini warisan ayah saya. Ini satu-satunya batu cincin peninggalan ayah yang saya ambil," kata perempuan yang mudah senyum ini.
Susan mengaku, sejak ayahnya meninggal empat tahun lalu, dia meninggalkan banyak koleksi batu cincin berbagai jenis. Namun ternyata, mata Susan cuma tertarik pada satu batu cincin itu saja.
"Ayah saya punya banyak koleksi. Ada satu kotak batu cincin. Karena saya anak pertama, saya pertama yang memilih, dan hanya ambil yang ini saja. Sisanya diambil adik-adik saya," tuturnya.
Susan sendiri mengaku tidak mengetahui apa jenis batu yang dipakainya itu. Dia hanya tahu, batu akik yang diikat berlapis perak dan suasa (emas campur tembaga) di jarinya telunjuk kanannya itu terkadang berubah-ubah warnanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat