Suara.com - Entah karena korban iklan atau tayangan di televisi, hampir semua perempuan Indonesia mendambakan kulit putih. Mereka pun rela merogoh kocek dalam-dalam untuk menjalani serangkaian perawatan estetika demi mendapatkan image cantik versi mereka.
Padahal menurut pakar kecantikan, dr Hengky Affandy, yang juga CEO Klinik Estetika, standar kecantikan seorang perempuan bukan didasarkan pada kulitnya yang putih, tetapi justru kulit sehat, cerah dan bercahaya.
"Warna kulit itu hanya bisa dikembalikan ke warna normalnya. Coba lihat di bagian lengan Anda, itulah warna kulit asli. Jadi kalau ingin mendapat perawatan untuk memutihkan idealnya hingga ke warna seperti di kulit lengan," paparnya usai peluncuran buku biografi mendiang ayahnya, "Beauty Outside-Happy Inside: dr Moch Affandi" di Jakarta, Kamis, (19/3/2015).
Hengky pun mengaplikasikan standar ini ke pasiennya. Menurutnya, pasien harus diedukasi agar tidak salah persepsi mengenai definisi cantik yang justru bisa membahayakan dirinya.
"Secara medis, saya sebagai dokter harus menyampaikan bahwa kami tidak akan mengubah warna kulit Anda, tapi mengembalikannya ke warna asli yang sehat, cerah dan bercahaya," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan mungkin produk kecantikan ada yang menjanjikan kulit putih secara instan, tetapi harus ditelisik lagi keamanannya bagi kesehatan kulit.
"Bisa jadi menggunakan bahan yang keras bagi kulit dan berbahaya," terang Hengky.
Cara aman dan sehat untuk mendapatkan kulit cantik alami, kata Hengky, menjaga kesehatan kulit dengan mengonsumsi makanan sehat, menghindari stres dan tidur cukup. Selain itu, tambah dia, menjalani serangkaian perawatan estetika juga bisa dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk
-
Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda