Suara.com - Banyak orangtua yang menginginkan anaknya mendapat nilai bagus. Lantas bagaimana jika sang anak sulit mendapatkan nilai bagus? Akankah Anda sebagai orangtua menghakiminya habis-habisan? Jangan dulu, dan simak artikel pendek ini.
Karena faktanya, nilai akademik tak selalu menjadi jaminan bagi keberhasilan seseorang, meskipun tak dipungkiri ini ikut berperan. Kenyataan membuktikan banyak orang sukses dan berhasil menjadi pemimpin bukan karena kecerdasan otaknya melainkan karena karater dan kepribadiannya.
Menurut motivator sekaligus pemerhati parenting, Merry Riana, ada empat hal yang lebih penting bagi anak daripada sekedar mendapat nilai bagus di sekolah.
"Sebenarnya yang harus menjadi perhatian banyak orangtua adalah seberapa banyak nilai kehidupan yang sudah tertanam di diri anak. Apakah dia bisa jeli membedakan mana tindakan yang baik dan mana
yang buruk," kata Merry dalam seminar Parenting Expo di Jakarta, akhir pekan lalu.
Hal pertama yang penting dimiliki anak adalah proses belajar (learning). Anak harus 'belajar' untuk belajar. Menurut Merry, anak harus punya kemampuan untuk membuka diri dan menerima hal-hal baru dalam hidupnya.
Kedua, kemampuan bersosialisasi dengan orang lain (relationship). Banyak anak yang nilainya bagus, namun kurang bisa memaksimalkan potensinya karena terhambat faktor komunikasi dan kecerdasan emosionalnya kurang.
"Hasilnya anak jadi tidak bisa berkembang. Dan kurang bisa menghargai orang-orang di sekitarnya," imbuh Merry.
Ketiga, adalah faktor uang. Menurut ibu dua anak ini, uang juga memegang peranan penting dalam hidup. Anak harus mampu mengelola uang yang didapatnya dengan bijak untuk mencapai keberhasilan.
Dan yang terakhir, karakter. Anak harus memiliki karakter kuat yang mengantarkannya dalam sebuah kesuksesan. Ia harus menghargai proses dan mau belajar dari pengalamannya agar bisa mencapai puncak kesuksesan.
"Orangtua memiliki peran untuk menciptakan kesuksesan anak. Caranya dengan mengajarkan nilai-nilai yang positif sehingga mereka tumbuh sebagai pribadi yang matang dan dewasa. Jangan jadikan nilai sebagai patokan keberhasilan anak nantinya," ungkap Merry.
Jadi, Anda sebagai orangtua tak perlu berkecil hati bila anak tidak memiliki prestasi akademik yang bagus. Sebab mereka bisa meraih prestasi di bidang lain yang mungkin bisa menjadi jalan untuk kesuksesan mereka. Anda hanya perlu memberikan perhatian kepada buah hati agar mereka bisa mengembangkan bakat dan potensi semaksimal mungkin.
Berita Terkait
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Membaca Ledakan EQ: Kiat Menuju Sukses Karir dengan Empati
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele
-
Fear of Falling Behind dan Gen Z: Semua Orang Terlihat Sukses, Aku Kapan?
-
Bocah Jenius atau Terlatih? Mengenal Nala, Anak TK yang Fasih Bicara Soal Biomedis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan