Suara.com - Pasangan generasi baru saat ini tidak menganggap acara ajakan makan malam bukan sebagai kencan lagi.
Mereka ternyata ingin tetap membuatnya sebagai hubungan yang terbuka dan menganggapnya sebagai buan acara kencan dengan alkohol, bertatapan mata, saling menggoda dan curhat.
Sebuah survei yang dilansir oleh Times of India mengungkapkan, sekitar 73 persen perempuan tak mampu mendefinisikan apakah acara makan malam dengan seorang lelaki sebagai kencan atau hanya menghabiskan waktu saja.
Generasi anyar juga tidak mau memberikan label serius saat bertemu dengan seseorang. Mereka lebih memilih menyebutnya sebagai ‘sesuatu’, walaupun keduanya sudah mulai berkomitmen. Biasanya mereka tak mau cepat mengakui hubungan secara resmi tapi justru mengarah secara perlahan saja.
Kebanyakan para pasangan jaman sekarang juga terjebak pada “textlationship”, alias hubungan kebanyak lewat kiriman pesan pendek.
Hal ini terjadi lewat berbagai media, termasuk jejaring sosial dan telefon genggam.
Alasan lainnya adalah menganggap cinta sebagai pilihan beragam yang menjadi trend terbaru dalam hubungan kencan.
Ingat satu hal, kalau dalam semua perilaku seperti ini, biasanya pasangan bisa saling memutuskan hubungan tanpa penjelasan.
“Perilaku ini sudah mulai biasa. Makan malam yang diikuti dengan perbincangan hangat dan banyak janji. Lalu si perempuan atau lelaku menghilang dari kehidupan! Mereka hanya ada di jejaring sosial tapi tak ada di kehidupan nyata. Meninggalkan Anda dalam kondisi patah hati,” kata Tia Singh, salah satu pakar soal percintaan. (timesofindia)
Tag
Berita Terkait
-
8 Alasan Hubungan Lama Tak Seindah Awal Pacaran, Tanda Cinta Sudah Hilang?
-
Agensi Bantah Rumor Pacaran Kim Young Dae dan Lee Naeun: Hanya Teman
-
Split Bill Atau Dibayarin? Panduan Menghindari Perang Kasir Saat Kencan Pertama
-
Beda Pendidikan Jefri Nichol vs Zahwa Massaid yang Diduga Pacaran
-
Silsilah Keluarga Zahwa Massaid, Kini Pacaran dengan Jefri Nichol?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global
-
Terpopuler: Shio Paling Hoki 12 April 2026, Top 7 Sepatu Lokal Senyaman Nike dan ASICS
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan
-
Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?
-
Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan
-
Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan
-
7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari
-
5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
-
Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026