Suara.com - Mengecat rambut kini makin menjadi tuntutan perempuan urban. menjawab kebutuhan ini, Johnny Andrean (JA) Salon Premium menawarkan rangkaian perawatan rambut yang disebut JA Treatment Premium.
Menurut Brand Manager JA Salon Premium, Amadea Pradella menyebut layanan ini sebagai upaya konsisten JA untuk membuat rambut yang diwarnai tampil lebih sehat dan cantik.
Ia mengakui, rambut yang diwarnai memang kerap mengalami sejumlah masalah, seperti rontok, kasar, kering, bercabang hingga berketombe. Ini dikarenakan, rambut telah terpapar oleh bahan kimia, belum lagi ditambah lingkungan yang polutif serta gaya hidup tak sehat.
"Kita ingin seimbang. Kalau kita bisa merilis warna-warna baru, kita juga harus menghadirkan perawatannya. Kalau diwarnai saja tanpa dirawat, bisa dipastikan akan menimbulkan masalah," ujarnya dalam peluncuran JA Treatment Premium di JA Salon Premium Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Kamis (2/7/2015).
Perawatan yang ditawarkan, kata Dea, dikhususkan berbagai masalah rambut, yakni kering, rambut rontok, patah, lepek, berketombe, bercabang, kasar, hingga rambut diwarnai.
Perawatan dilakukan mulai dengan mencuci rambut, pijat kepala, memberi serum, pijat punggung, pijat tangan, hingga bilas. Spesialnya, semua perawatan ini menggunakan produk perawatan rambut premium asal Jepang, yakni Shiseido Professional.
Meski dihadirkan untuk mengatasi berbagai masalah rambut, kata Dea, JA Treatment Premium juga bisa melayani mereka yang memiliki rambut normal.
"Kalau untuk yang normal bisa juga pake perawatan yang untuk rambut rontok. Kita tidak mengharuskan mereka pakai treatment yang premium. Masih ada yang lain, seperti creambath wangi coklat atau buah, sesuai kesukaan. Rambut normal lebih gampang, mau apa saja bisa," jelasnya.
Rangkaian perawatan yang sudah ada di seluruh JA Salon Premium ini dibanderol mulai Rp125 ribu yang bisa dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Film Horor 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' Angkat Sisi Gelap Ritual Pesugihan Jawa
-
Perawatan Rambut Serba Praktis Jadi Tren, Solusi Cepat untuk Rambut Berminyak dan Lepek
-
Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar