Suara.com - Tak sedikit orangtua yang membekali anaknya dengan gadget baik sebagai sarana bermain, komunikasi atau belajar. Lalu apakah benar yang dilakukan orangtua saat ini?
Psikolog anak dan keluarga Roslina Verauli menyebut tak selamanya gadget buruk bagi anak-anak. Menurutnya, gadget bisa menjadi sarana pendukung proses pembelajaran anak, tetapi tentunya harus dibimbing oleh orangtua.
"Gadget nggak selamanya buruk tapi harus dibatasi penggunaannya. Orangtua harus menemani saat anak berekplorasi dengan gadgetnya agar timbul interaksi dua arah itu," kata perempuan yang akrab disapa Vera ini pada acara 'Kenali dan Eksplorasi Lebih, bersama BebeExplora' di Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Sehingga pemberian gadget kepada anak bukannya dilarang tapi sebaiknya diberi batasan penggunaan. Ia mencontohkan bahwa sebaiknya anak menggunakan gadget tak lebih dari 1-2 jam sehari.
"Kalau belajar atau bermain dari gadget hanya bersifat interaksi satu arah. Akibatnya anak akan tumbuh menjadi pribadi yang pasif dan kurang tanggap pemahamannya dibandingkan anak yang bereksplorasi dua arah dengan orangtuanya," ujarnya.
Dengan interaksi yang dilakukan bersama orangtuanya, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, supel, mandiri, memiliki perencanaan yang tinggi, dan dapat diandalkan dibanding anak-anak yang tumbuh dengan gadgetnya selama berjam-jam setiap hari.
Berita Terkait
-
Membiayai Anak Bukan Lisensi untuk Menghapus Privasinya
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele
-
Bocah Jenius atau Terlatih? Mengenal Nala, Anak TK yang Fasih Bicara Soal Biomedis
-
Eco Parenting, Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali