Suara.com - Sejumlah warga Kota Bogor, Jawa Barat mengaku menikmati keseruan Festival Kuliner Botram yang diselenggarakan pemerintah daerah bekerja sama Media Grup selama tiga hari berturut-turut di Jalan Kesehatan, yang menyajikan berbagai hidangan makanan maupun minuman yang nikmat.
"Seru juga ada kegiatan festival kuliner dengan konsep baru seperti ini, selain bisa menikmati hidangan khas asli Bogor, juga bisa menikmati hidangan lainnya dari negara luar, seperti Taco dan Hotdog," kata Yudhy Maulana (23) warga Bogor, usai mengungjungi Botram, Minggu (6/9/2015).
Yudhi mengatakan, Ia bisa menikmati penganan dari luar negeri tersebut di salah satu Kedai Mobil atau Food truck yang ada di area Festival Kuliner Botram. Satu porsi Taco dan Hotdog dibandrol kurang dari Rp20 ribu.
"Harga relatif murah yah. Hanya saja, kegiatan ini lebih banyak kudapan ketimbang makanan beratnya. Mungkin ke depan lebih diperbanyak makanan berat khas daerah ketimbang kudapan," katanya.
Hal senada juga disampaikan Bima Firmansyah (27) warga Tajur yang menjadi salah satu pengunjung Festival Kuliner Botram di Jalan Kesehatan. Keseruan yang dirasakannya, selain bisa menikmati hidangan aneka macam, ia juga bisa menikmati suasana ramai dengan adanya pertunjukan musik.
"Selain bisa jajan sepuasnya, setiap stand menyediakan kursi di mana kita bisa duduk menikmati hidangan sambil mendengarkan live musik," katanya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM yang ikut bagian dalam Festival Kuliner Botram yakni Cendol de Keraton, menilai kegiatan tersebut dapat terus digalakkan, sehingga memberi peluang pelaku usaha untuk memasarkan produknya.
"Pemerintah daerah sangat perlu mengadakan acara seperti ini secara rutin dalam skala yang lebih besar, sehingga bisa menjangkau lebih banyak UKM lagi," kata Mee Mee selaku pemilik Cendol de Keraton.
Mee mengatakan, saat ini harga sewa Mall tidak terjangkau oleh sebagian UKM. Dan acara seperti Festival Kuliner Botram menjadi angin segar dan harapan bagi para pelaku usaha.
"Ada baiknya juga bekerja sama dengan dinas terkait misalnya Dinas Kesehatan yang menerbitkan P-IRT, untuk menjaring UKM yang produknya belum mendapat izin untuk mulai mendaftarkan, supaya bisa ikut dalam acara-acara seperti ini," katanya.
Botram menyajikan aneka kulier khas dan berpotensi wisata yang ada di Bogor. Terdapat lebih dari 50 stand dan 15 food truck atau kedai mobil yang diikuti UMKM baik dari Bogor maupun luar Bogor. Acara berlangsung selama tiga hari yakni mulai Jumat hingga Minggu.
Perhelatan Botram dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, pada Jumat (4/9) lalu. Yang mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ajang promosi wisata kuliner di kota itu.
Bima mengatakan, Bogor tidak hanya dikenal dengan Istana dan Kebun Raya Bogor, tetapi juga ada banyak pilihan wisata kuliner yang menjadi incaran para pengunjung yang hampir setiap akhir pekan dikunjungi sekitar 200 sampai 300 ribu warga dari luar Kota Bogor.
"Ini adalah satu prospek yang sangat besar bagi pelaku kuliner di Kota Bogor untuk memanfaatkan kunjungan wisata yang luar biasa besar. Rata-rata yang datang ke Bogor menghabiskan waktu bukan di tempat wisata tapi lokasi kuliner," kata Bima. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan