Suara.com - Nama Sofyan Betawi Hotel baru-baru ini melambung setelah mendapatkan predikat sebagai The World's Best Family Friendly Hotel 2015. Predikat ini bahkan mengungguli dua hotel di Dubai.
Hotel yang terletak di kawasan Cut Meutia Menteng ini memang telah menganut sistem syariah pada sistem manajemen dan pelayanaannya sejak 2003.
Bahkan, President Director dari Sofyan Hotel, Zaki Jauhar mengatakan bahwa hotelnya telah mengantongi sertifikat lembaga berbasis syariah dari Majelis Ulama Indonesia. Lantas, konsep halal seperti apa yang diterapkan di Sofyan Betawi Hotel?
"Tentunya, kita menyediakan makanan dan minuman halal sebagaimana tersedia di hotel-hotel lainnya. Untuk toilet juga kita sediakan shower, tidak hanya tisu dimana sebagian hotel menerapkannya," kata Zaki di Jakarta, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa di setiap kamar, tamu juga dapat dengan mudah beribadah, karena telah disediakan perlengkapan ibadah.
"Ada penunjuk arah kiblat dan waktu salat. Mukena dan sajadah kitab suci juga kita sediakan di tiap kamar," imbuh Zaki.
Berdiri sejak 1970, Sofyan Betawi Hotel ternyata tak hanya didatangi oleh pelancong muslim. Zaki mengatakan bahwa sebagian tamunya juga berasal dari turis non muslim seperti Jepang dan Eropa.
"Sejak menerapkan konsep halal pada 1992, sebenarnya kita bukan membatasi pasar tapi justru memperluas. Siapa pun bisa datang, rata-rata 10 persen tamu kita non muslim dan kami tidak membedakan pelayanan kita kepada tamu manapun," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
-
Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!