Bagi sebagian orang yang workaholic, tetap bersentuhan dengan pekerjaan di saat harusnya menikmati waktu yang berkualitas dengan keluarga, dengan hobi atau yang lainnya, bukanlah sebuah beban. Namun itu bukanlah sebuah keseimbangan. Akan ada masanya di mana hal itu akan menjadi semakin buruk jika terus-menerus dilakukan.
Mulai merasa sulit menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi Anda? Coba lakukan 3 hal berikut:
1. Gunakan teknologi untuk produktivitas dan fleksibilitas….bukan untuk menjadi selalu terhubung
Teknologi telah merevolusi dunia kerja kita. Menggunakan teknologi seperti laptop yang dapat dibawa ke mana-mana membuat Anda bisa bekerja dari mana saja. Memiliki e-mail yang terpasang di ponsel membuat Anda bisa membalas email pekerjaan bahkan setelah Anda berada di tempat tidur di malam hari. Namun, bukan berarti Anda harus melakukannya. Mulailah pisahkan waktu untuk itu. Kecuali Anda memang digaji untuk bekerja selama 18 jam sehari.
2. Perlakukan akhir pekan seperti liburan besar
Akhir pekan adalah saat yang paling indah untuk beristirahat, menenangkan pikiran, melakukan hal-hal menyenangkan bersama orang-orang tersayang. Jangan sia-siakan setiak menitnya. Perlakukan akhir pekan Anda seperti sebuah liburan yang Anda rencanakan berbulan-bulan. Rasakan nikmatnya mengisi akhir pekan senyaman mungkin tanpa memikirkan beban pekerjaan Anda.
3. Berhentilah bekerja hingga larut malam
Kecuali Anda memang bekerja pada shift malam, cobalah untuk tidak bersentuhan dengan pekerjaan Anda ketika malam tiba. Fokuslah pada area lain di hidup Anda. Ada banyak hal lain yang dapat Anda lakukan. Produktivitas tidak hanya ada di pekerjaan kantor Anda. Anda juga bisa menjadi produktif mengerjakan hal-hal lain. Mulailah mengisi malam Anda dengan hal-hal yang akan membawa kebaikan bagi kehidupan pribadi Anda. Percayalah, kemungkinan besar esok paginya kantor Anda masih berada di sana dan Anda bisa melanjutkan pekerjaan Anda seprodukfit mungkin dari pagi hingga selesai jam kantor.
| Published by Karirpad.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau