Suara.com - Jika Anda kerap diganggu oleh atasan hingga rekan kerja saat sedang menikmati jatah cuti Anda, bisa jadi sebelum melakukan cuti ada beberapa hal yang belum Anda selesaikan.
Dalam tips berikut ini ada 6 cara ampuh yang bisa diterapkan agar cuti Anda bisa berjalan dengan lancar tanpa gangguan dari atasan hingga rekan kerja Anda.
1.Pastikan bahwa Anda masih bisa dihubungi ketika sedang cuti. Klien penting hingga atasan Anda tidak perlu mengetahui dimana Anda berada, namun hidupkan terus smartphone Anda dan pastikan bahwa Anda masih bisa dihubungi, meskipun tidak terlalu sering karena Anda sedang menikmati cuti Anda.
2.Percayakan rekan kerja Anda yang bisa menjamin bahwa apa pun kebutuhannya, orang tersebut bisa membantu Anda menyelesaikan pekerjaan, seperti pertanyaan dari klien hingga atasan terkait tugas yang Anda tinggalkan. Jika di pekerjaan Anda terdapat 2 atau 3 orang tim dengan tanggung jawab yang hampir serupa, bisa membantu posisi Anda lebih aman bahkan ketika Anda sedang cuti panjang.
3.Di beberapa perusahaan menyediakan orang/pegawai pengganti ketika Anda sedang cuti, terutama jika Anda seorang sekertaris atau bagian admin yang sedang cuti hamil atau alasan lainnya dalam waktu yang lama. Ajarkan semua tanggung jawab serta pekerjaan yang biasa Anda lakukan kepada pengganti Anda, pastikan ia mengetahui apa yang harus dilakukan.
4.Koordinasikan dengan atasan
Hal ini penting terutama jika Anda melaporkan langsung semua aktifitas Anda kepada atasan. Pastikan atasan Anda mengetahui pekerjaan yang sedang dilakukan, laporan terakhir hingga proses yang masih berlangsung terkait pekerjaan Anda.
5.Informasikan rencana cuti Anda beberapa minggu sebelumnya, hal ini penting agar perusahaan hingga atasan Anda dapat bersiap-siap mencari pengganti sementara, menerima tanggung jawab yang biasa Anda lakukan sebelum Anda mengambil cuti. Hindari permintaan cuti mendadak karena akan mengganggu aktifitas kerja di perusahaan terkait pekerjaan Anda.
| Published by Karirpad.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta