Suara.com - Menyusul serangkaian serangan teror dan kekerasan, maka muncul kekhawatiran akan meletusnya perang dunia ketiga.
Dan jika hal itu terjadi, tapi semoga tidak, maka tempat manakan yang paling aman? Berikut 10 negara yang disebut paling aman dari kemungkinan serangan teror dan kekerasan.
10. Swiss
Dengan tradisi yang dikenal netral, Swiss telah menunjukkan dirinya untuk menjadi tempat yang aman selama masa kekerasan Eropa. Negeri yang berbatasan Jerman, Perancis dan Italia, Swiss yang terlindung oleh pegunungan sehingga ideal sebagai tempat berlindung.
9. Tuvalu
Tuvalu adalah sebuah negara pulau jauh di Samudra Pasifik. Tuvalu sangat terpencil dan netral, sehingga menghindarkannya dari konflik politik dan kekerasan. Jumlah penduduknya yang relatif sedikit dan kekayaan alam yang biasa-biasa saja membuat Tuvalu diabaikan kekuatan yang berseberang untuk ingin menyerang. Apalagi, penduduk setempat memproduksi barang dan makanan mereka sendiri.
8. Selandia Baru
Ini mungkin salah satu yang paling terpencil, tapi Selandia Baru memiliki demokrasi yang stabil dan tidak terlibat dalam konflik utama dunia. Seperti halnya Swiss, Selandia Baru juga menawarkan perlindungan bagi penduduk setempat jika bahaya yang menyerang.
7. Bhutan
Ini lokasi yang unik sebagai tempat penampungan untuk menghindari perang dunia ketiga. Dikelilingi oleh pegunungan Himalaya, Bhutan adalah salah satu negara tanah terkunci paling terpencil. Sejak bergabung dengan PBB pada tahun 1971, Bhutan bersikap netral dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat.
6. Chili
Chili merupakan salah satu negara yang paling stabil dan makmur di Amerika Selatan. Selain itu Wilayah Chili juga terlindung oleh pegunungan Andes yang membentang di perbatasannya.
Berita Terkait
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
Ancaman Belum Usai! Mortir dan Amunisi Aktif PD II Ditemukan di Lokasi Ledakan Maut Biak
-
Jojo Rabbit: Ketika Komedi Gelap Membedah Kengerian Perang Dunia II
-
5 Warga Biak Kena Ledakan Bom, Diduga Peninggalan Perang Dunia II
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru
-
John Herdman Punya Kunci Taklukan Kamboja, Timnas Indonesia Pesta Berapa Gol Malam Ini?