Museum Temporer Rekoleksi Memori yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki kemarin malam, Sabtu (12/12/2015) telah ditutup. Direktur Museum Temporer Rekoleksi Memori, Yulia Evina Bhara, menyampaikan kegembiraannya, selama lima hari museum dibuka, pengunjung mencapai lebih dari tiga ribu orang.
Di hari terakhir ini, Museum Temporer Rekoleksi Memori juga dikunjungi aktor Reza Rahadian yang ditunjuk oleh Komnas HAM menjadi Teman Komnas HAM. Seusai berkeliling museum, Reza berorasi di Panggung Rekoleksi Memori menyampaikan dukungannya terhadap Rekoleksi Memori, disusul orasi aktris Nadine Chandrawinata yang juga merupakan Teman Komnas HAM. Dalam orasinya Reza dan Nadine menyerukan agar anak-anak muda Indonesia peduli terhadap persoalan-persoalan HAM yang terjadi di sekitarnya.
Kendati hari ini ditutup, namun karya-karya dalam Museum Temporer Rekoleksi Memori ke depannya masih akan bisa diakses publik. Diungkapkan Yulia, yang juga merupakan Direktur Partisipasi Indonesia yang menginisiasi penyelenggaraan Rekoleksi Memori, saat ini pihaknya sedang menyiapkan digitalisasi Museum Temporer Rekoleksi Memori yang nantinya bisa diakses di www.lawanimpunitas.com.
"Digitalisasi ini memungkinkan ada penambahan-penambahan karya dan fakta-fakta baru di mana publik dapat pula mengkontribusikan data dan karya, sehingga informasi tentang sejarah pelanggaran HAM ini bisa semakin luas terkumpul dan terdistribusi," ujarnya.
Yulia juga berharap museum temporer ini bisa berkeliling secara fisik. "Kami membuka peluang untuk bekerja sama dengan teman-teman di daerah lain di seluruh Indonesia," katanya.
Rekoleksi Memori adalah rangkaian acara peringatan hari HAM yang diinisiasi oleh Partisipasi Indonesia, berkolaborasi dengan Komnas HAM dan Dewan Kesenian Jakarta.
Berita Terkait
-
Kemampuan Membaca Indonesia Masih di Bawah 50%
-
134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM
-
Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis
-
Laut Bercerita Akhirnya Difilmkan: Sebuah Pengingat Akan Luka yang Belum Usai
-
Pesona Tragis Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck: Kisah Pilu Hayati-Zainuddin
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Harga BBM Non-Subsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Per 1 September 2026 Naik!
-
BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar
-
3 HP Redmi dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, QRIS dan Top Up Praktis Tinggal Tap
-
Danantara: Tugas Insan BUMN Tak Cuma Bikin Perusahaan Sehat
-
6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup
-
Diborgol dan Dirantai, Gadis Sumenep Jadi Korban Kebiadaban Ayah Kandung Selama 5 Tahun
-
6 Cara Reapply Sunscreen untuk Penderita Melasma tanpa Merusak Makeup
-
Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp75,57 Triliun, Premi Bisnis Baru Tumbuh 11,5 Persen
-
6 Rekomendasi Two Way Cake Lokal Terbaik High Coverage, Mulai Rp30 Ribuan
-
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai