Suara.com - Berbagai cara dilakukan perempuan untuk melawan penuaan. Tak jarang, mereka rela untuk merogoh kocek dalam-dalam agar selalu tampil belia.
Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia (Perdesti), Dr. Teguh Tanuwidjaja, M Biomed, perawatan antipenuaan, atau yang dikenal dengan antiaging tak selalu harus dilakukan dengan prosedur estetika medis. Perawatan antiaging bisa dilakukan secara internal maupun eksternal
"Kalau yang internal, itu berkaitan dengan gizi, penyakit dalam, hormonal, makan makanan seimbang, olahraga dan lainnya. Sedangkan yang internal dengan produk kosmetika dan bedah estetika," ungkapnya dalam pameran "International SWAM - Anti Aging Exhibition 2015" di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (18/12/2015).
Perawatan antiaging internal, lanjut dia, dapat dilakukan dengan pola makan dan gaya hidup sehat. Prinsip internal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko proses penuaan.
Sementara untuk antiaging eksternal, dilakukan dengan melakukan koreksi yang nampak pada fisik seseorang, seperti kerutan pada wajah, kulit mulai melar dan lainnya.
"Inilah yang ditawarkan klinik kecantikan, merubah, mengurangi tanda-tanda atau kerut-kerut penuaan. Makin tua wajah manusia akan semakin kotak, karena jaringan kulit lunak semakin melar," ungkap dia.
Teguh menghimbau perempuan agar lebih berhati-hati memilih perawatan anti aging.
"Pilihlah klinik kecantikan atau dokter yang benar-benar profesional mengenai hal ini," ujar dia.
Berita Terkait
-
4 Serum Lokal dengan Ginseng Efek Anti-Aging Atasi Kulit Kendur dan Kerutan
-
4 Rekomendasi Krim Antiaging Bagus untuk Pemakaian Sehari-hari
-
Makin Glowing, Ini Produk Somethinc Antiaging Favorit 2025
-
7 Skincare Anti-Aging untuk Pria: Manjur Remajakan Kulit, Harga Tak Bikin Dompet Melilit!
-
Bikin Awet Muda, Ini Rangkaian Skincare Viva untuk Usia 40 Tahun ke Atas
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali