Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), akan menyiapkan pemandu berbahasa Inggris bagi wisatawan mancanegara saat gerhana matahari total pada Maret 2016.
"Kami telah meminta instansi terkait untuk mendata para guru bahasa Inggris baik di sekolah mau pun tempat kursus, kemudian disiapkan pada saat gerhana matahari untuk memandu ribuan wisatawan yang berkunjung ke Ternate," kata Pejabat Wali Kota Ternate, Idrus Assagaf di Ternate, Minggu (10/1/2015).
Menurut dia, para pemandu bahasa ini akan ditempatkan pada titik-titik tertentu, terutama saat dilewati ribuan wisatawan, sehingga mereka dapat menikmati keindahan Ternate sebagai salah satu kota tertua dengan ratusan situs sejarah yang masih berdiri kokoh.
Bahkan, untuk rencana penjemputan wisatawan mancanegara yang datang ke Ternate, pemkot telah menggelar rapat untuk pembentukan panitia yang akan dikoordinir Sekkot Ternate, Tauhid Soleman.
Sementara itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kota Ternate akan menyiapkan cenderamata khas untuk wisatawan yang berkunjung di daerah ini, seperti kerajinan besi putih, batu mulia dan tenunan batik tubo.
Kadisbudpar Kota Ternate, Anas Konoras ketika dihubungi secara terpisah menyatakan, kerajinan khas tersebut selain dapat dijumpai pada pengrajin yang berjualan di berbagai lokasi, juga telah disediakan berbagai kerajinan khas Ternate di swalayan Taranoate untuk pemasaran berbagai produk kerajinan.
"Kami akan memprioritaskan pengembangan objek pariwisata guna merangsang sektor pariwisata dengan memanfaatkan kunjungan wisatawan domestic dan mancanegara ke Ternate, apalagi di tahun 2016 nanti kunjungan ribuan wisatawan ke Ternate meningkat pesat.
Selain itu, Pemkot Ternate telah mengindentifikasi sebanyak 1500 kamar hotel telah dipesan oleh ribuan wisatawan yang akan menyaksikan momentum gerhana matahari pada 9 Maret mendatang.
Oleh karena itu, guna memenuhi kebutuhan hunian bagi wisatawan yang datang ke Ternate nanti, Pemkot Ternate juga akan menyiapkan home stay dengan memanfaatkan rumah warga sebagai tempat hunian bagi wisatawan yang ingin memanfaatkan kunjungannya ke Ternate saat momentum gerhana matahari.
"Untuk menarik minat wisatawan lokal, dia menjanjikan penambahan acara dan lokasi tujuan pariwisata, selain wisata kuliner sebagai unggulan, kota Ternate juga perlu menambah area-area tujuan wisata baru yang menyuguhkan seni khususnya pertunjukan seni tradisional," katanya.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol