Suara.com - Siapa yang tak menggemari sajian berbahan dasar daging ayam, sapi atau telur? Rasa-rasanya semua orang hampir menyukainya.
Tapi sebaiknya kini Anda berhati-hati dalam mengonsumsi jenis bahan makanan tersebut. Pasalnya, tak sedikit peternakan penghasil daging ayam, telur, sapi yang menggunakan antibiotik untuk merangsang hormon pertumbuhan hewan ternaknya.
"Ayam dikasih antibiotik maka dia akan cepat besar lalu bisa segera dijual, jumlah telur yang dihasilkan juga lebih banyak dibandingkan yang tidak disuntik antibiotik. Begitu juga dengan sapi dan ternak lainnya," ujar Ketua Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA), dr Harry Parathon pada Pfizer Press Circle (PPC) di Jakarta, Kamis (21/1/2016).
Dengan antibiotik yang terkandung dalam beberapa jenis daging ini maka individu yang mengonsumsinya secara tidak sadar akan turut mengonsumsi antibiotik secara gratis. Padahal antibiotik adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk memerangi penyakit akibat bakteri.
"Penggunaan antibiotik untuk hewan ternak tidak relevan jika hanya untuk merangsang hormon pertumbuhan. Manusia yang akan jadi korban, sama saja dia menumpuk antibiotik dalam tubuhnya yang bisa memicu resistensi," imbuh dokter spesialis kandungan RSUD DR. Soetomo Surabaya ini.
Resistensi, menurut dia, bukan hal baru di dunia medis. Penggunaan antibiotik yang tak bijak, tanpa resep dokter misalnya, turut mempengaruhi resistensi antibiotik.
"Kalau digunakan tidak sesuai tujuan, yakni mengobati penyakit karena infeksi bakteri, maka akan mengganggu bakteri normal yang ada dalam tubuh. Akibatnya bakteri baik akan berubah menjadi bakteri yang menyebabkan penyakit," tambahnya.
Penggunaan antibiotik yang tidak tepat juga membuat tubuh kebal pada bakteri sehingga ketika terinfeksi penyakit, seseorang membutuhkan antibiotik satu tingkat di atasnya yang tentu saja memiliki efek samping yang lebih tinggi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset