Suara.com - Sebuah situs bersejarah bisa disulap menjadi resort yang sangat mewah, tanpa mengubah bentuk aslinya. Itulah yang terjadi di Pulau Mamula, Montenegro. Di sana, ada sebuah tempat yang selama perang dunia II (PDII) menjadi pusat konsentrasi.
Pulau Mamula terletak di sebelah barat daya Kota Herceg Novi, tak jauh dari Teluk Boka. Di masa lalu, tempat ini digunakan oleh Benito Mussolini untuk menyingkirkan lawan-lawannya. Diperkirakan ribuan orang pernah dipenjara di sini.
Namun kini, kawasan ini disulap menjadi tempat pariwisata baru di Montenegro. Pulau Mamula memiliki sejarah yang cukup panjang. Pulau ini dahulu bernama Pulau Rondina. Namun pada tahun 1853, sebuah benteng dibangun oleh Lazar Mamula, seorang Jenderal berkebangsaan Austria.
Benteng tersebut difungsikan sebagai basis militer untuk mengantisipasi serangan musuh yang masuk melalui Teluk Kotor. Sejak saat itu, pulau ini berubah nama menjadi Pulau Mamula.
Pada 1942, Pulau Mamula dijadikan sebagai kamp konsentrasi oleh diktator Benito Mussolini. Pulau ini menjadi saksi bisu berbagai bentuk penyiksaan secara keji terhadap para tahanan. Tak kurang ratusan korban jiwa tewas mengenaskan di tempat ini.
Terlepas dari sejarahnya yang kelam, Pulau Mamula memiliki penampakan yang sangat indah. Pulaunya dikelilingi oleh lautan yang membiru. Ada pantai berpasir putih, serta pantai berbatu di sisi lain pulau. Beberapa investor pun tertarik mengubah pulau ini menjadi sebuah resort wisata.
Resor ini nantinya akan tetap mempertahankan ciri khas Pulau Mamula dan sejarahnya yang panjang. (amusingplanet.com)
Berita Terkait
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II
-
Berjalan Menembus Waktu di Pusat Bersejarah Guadalajara
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Cara Praktis Mencari KPK dan FPB Lengkap Contoh Soal Sekaligus Pembahasan
-
Apakah Flek Hitam di Wajah Bisa Hilang Total Sampai Bersih?
-
RS Lapangan Ruteng Resmi Beroperasi untuk Korban Gempa NTT
-
Jangan Bolak-balik Servis, Ini 5 Tanda Sudah Waktunya Kamu Ganti Laptop Baru
-
SPPG di Kampar Kena Suspend Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Agustus 2026: Ada Naga hingga Monyet
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan