Suara.com - Pizza Nagih. Demikian kedai pizza di kawasan Kemang, Jakarta Selatan ini dinamai. Tak hanya namanya yang beda, penampilan kedai ini juga terlihat mencolok dari luar.
Jendela kaca besar-besar menjadi penanda bangunan didominasi warna merah dan putih ini. Masuk ke dalam, konsep interior bertema Retro bergaya Amerika menyambut para pengunjung.
Beberapa sofa berwarna merah yang sering kita temui di restoran cepat saji khas negeri paman Sam itu, juga dapat kita temui di sini. Meja-meja ditata menghadap langsung ke dapur dan tempat pemesanan yang menjadi satu.
Dengan konsep open kitchen, para tamu bisa melihat sang koki piawai membentuk dough. Sesekali, koki bernama Agung itu menampilkan atraksi melempar-lemparkan adonan pizza ke udara yang disebut dengan 'pizza spinning'.
Di kedai yang baru saja dibuka pada 8 Januari 2016 lalu ini, penikmat kuliner yang datang dapat bebas memilih dan berkreasi membuat pizza sesuai dengan selera, mulai dari campuran sauce, topping, ukuran hingga bentuk.
Uniknya, di kedai yang merupakan ekspansi bisnis ketiga dari PT. Nagih Jaya Food, yang telah menelurkan Warung Nagih dan Pasta Nagih ini, pizza yang dibuat ada dua jenis. Yakni western pizza seperti pada umumnya dan sweet pizza.
Pizza jenis yang terakhir mungkin belum banyak ditemukan di restoran pizza lain. Mengapa disebut sweet pizza? Karena dalam pizza jenis ini, saus dan topping yang dihadirkan memiliki rasa yang manis.
Saus yang bisa dipilih untuk jenis sweet pizza antara lain Nutella, Toblerone dan Silverquin, sedangkan toppingnya ada Oreo, Marshmellow, Kit Kat, Almond, Banana, Stawberry, M&M's dan Cheedar Cheese.
"Kita berpikir, rasanya belum banyak yang menjual sweet pizza di Jakarta, jadi kita mencoba untuk menawarkan sebuah pizza manis dari local brand, namun dari kualitas bisa bersaing dengan brand luar," kata Romi Prahasto, salah satu pemilik Pizza Nagih.
Sedangkan untuk Western pizza, tersedia beberapa pilihan yang dapat Anda cicipi, seperti Everybody love meatza, Cheese wars, Sweet Marine dan banyak lagi. Tak hanya itu, selain ukuran yang beragam, mulai dari small, medium dan large. Pizza di sini juga bisa dipesan dengan tiga jenis bentuk, yakni bulat, kotak dan hati atau love khusus untuk Sweet pizza.
"Awalnya bentuk love ini kita buat khusus untuk edisi valentine, tapi karena banyak yang tertarik dan pesan jadi kita hadirkan terus. Namun untuk ukurannya hanya bisa sampai size medium saja," ujar Romi.
Penasaran, saya pun memutuskan untuk mencicipi dua jenis pizza di sini. Western pizza dengan varian Cheese Wars pun tersaji setelah saya menunggu sekitar 10 menit.
Tak heran jika varian ini menjadi salah satu pizza favorit. Topping keju yang tersebar di atas nya begitu pas, gurih, dan tak membuat enek. Dengan mengusung pizza ala Amerika, permukaan kulit pizza ini tidak tebal dan berdinding (deep dish pizza).
Ini merupakan suatu kombinasi sempurna antara tekstur kulit dan isian toppingnya, di setiap gigitan.
Puas menikmati western pizza, saya pun beralih pada sweet pizza berbentuk hati yang berukuran medium.
Pizza yang dipanggang dengan suhu mencapai 350 derajat celcius ini tersaji cantik dengan lapisan saus Nutella, taburan kacang almond marshmallow dan parutan keju melimpah.
Ketebalan yang pas dan tekstur lembut pizzanya langsung mendominasi saat digigit. Manisnya saus Nutella, garingnya kacang almon dan tekstur marshmallow yabg unik berpadu pada lidah saya. Rasa manisnya pas dan membuat suapapun ketagihan.
Tertarik mencicipi kelezatan pizza ini? Harga yang ditawarkan pun cukup ramah dikantong yakni mulai dari Rp49 ribu hingga Rp140 ribu dengan ketebalan yang dapat dipilih, yakni 10 inci, large 14 inci, dan party 16 inci.
Berita Terkait
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
-
Rin Culinary Art, Fine Dining dengan Sentuhan Jepang dan Bahan Lokal Indonesia
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
CCTV Terlanjur Disebar, Turis Malaysia Bongkar Kronologi Usai Dituding Tak Bayar Makan di Pagi Sore
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
-
Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha
-
Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik