News / Metropolitan
Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:22 WIB
Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Baca 10 detik
  • Polisi menyelidiki ratusan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di ruang kerja ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang.
  • Penggeledahan lanjutan oleh penyidik pada Kamis, 6 Agustus 2026, menemukan narkoba, CD porno, dan senapan AK-47.
  • Polres Metro Jakarta Selatan saat ini masih mendalami asal-usul seluruh barang bukti tersebut.

Suara.com - Ratusan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di ruang kerja ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ternyata disimpan dalam kotak styrofoam dan karung.

Berdasar foto barang bukti yang beredar, terlihat sejumlah pistol dan airsoft gun tersusun di dalam kotak-kotak styrofoam yang telah dibuka. Di sekelilingnya tampak karung-karung besar yang juga diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan.

Temuan itu merupakan bagian dari pengungkapan 995 pucuk senjata beserta amunisinya yang sebelumnya ditemukan di ruangan yayasan tersebut. Barang bukti terdiri dari 776 pucuk air rifle, 215 pistol, dan empat senapan kaliber 4,5 milimeter.

Perkembangan penyelidikan kemudian mengarah pada penemuan barang bukti lain saat penggeledahan lanjutan.

Pengacara pelapor, Hermawanto, mengatakan penyidik kepolisian turut menemukan narkoba, puluhan CD porno, hingga senjata laras panjang jenis AK-47 di lokasi yang sama.

"Temuan baru lagi tadi malam ada CD porno, narkotika dan AK 47 masih di tempat yang sama," kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Menurut Hermawanto, seluruh barang bukti tersebut ditemukan di ruangan yang disebut merupakan ruang kerja Ketua Yayasan berinisial IWD.

Ratusan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di ruang kerja ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. [suara.com/istimewa]

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan memastikan telah menangani kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan polisi menerima laporan masyarakat pada 15 Juli 2026.

Baca Juga: Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

Sebelum menerima laporan tersebut, penyidik telah lebih dahulu membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal setelah mengetahui adanya temuan senjata di yayasan itu.

Saat ini perkara masih dalam tahap penyelidikan. Polisi mendalami asal-usul ratusan senjata, narkoba, puluhan CD porno, serta barang bukti lain yang ditemukan di ruangan yayasan sekolah swasta tersebut.

Load More