Suara.com - Stabilitas hubungan suami-istri adalah aspek penting untuk memastikan pengasuhan anak. Jadi ketika si kecil lahir ke dunia, pastikan bahwa suasana di rumah selalu penuh dengan sukacita dan cinta.
Karena sedikit gangguan selama masa kanak-kanak akan mempengaruhi pertumbuhan dan psikologi anak. Untuk itu orang tua harus memastikan suasana rumah dalam kondisi 'damai' untuk menghindari masalah kesehatan pada anak-anak.
Berikut beberapa alasan yang melatarbelakanginya:
1. Anak-anak yang berada dalam suasana stres, kecemasan dan kekerasan dalam rumah tangga cenderung mengembangkan gangguan tertentu baik fisik dan mental.
2. Bahkan, beberapa anak mungkin menyalahgunakan narkoba ketika mereka tumbuh dewasa. Ini dilakukan untuk melupakan masa-masa buruk mereka ketika orang tuanya tidak cukup baik mengurus atau memberi mereka kebahagiaan.
3. Dalam beberapa kasus, anak cenderung membenci kedua orang tuanya ketika mereka sering melihat mereka berkelahi sering selama masa kanak-kanak.
Rumah yang penuh dengan stres dan suasana ketakutan juga memberikan sedikit ruang untuk pertumbuhan dan kebahagiaan.
4. Anak dari keluarga broken home juga sering gagal di bidang akademik mereka ketika orang tua mereka terus bertengkar di rumah. (boldsky.com)
Berita Terkait
-
6 Mobil Bekas 50 Jutaan Tidak Ringkih dan Perawatannya Tidak Ribet untuk Keluarga Kecil dan Besar
-
Bukan Orang Kaya Saja, Semua Keluarga Perlu Siapkan Warisan Sejak Dini
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc
-
Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!