Suara.com - Jika saat ini Anda merasa terpuruk karena dikhianati pasangan, maka percayalah semua ini justru akan membuat Anda lebih kuat. Karena, sebuah penelitian terbaru dari Universitas Binghamton berjudul 'Intrasexual Mate Competition and Breakups: Who Really Wins?', menemukan bahwa perempuan yang telah dikhianati pada akhirnya akan keluar menjadi 'pemenang'.
Ini karena pengalaman akan mengajarkan mereka untuk beradaptasi dengan rasa sakit setelah mengalami kegagalan dalam hubungan, dengan cara yang lebih baik.
Penelitian terhadap lebih dari 5.700 orang ini mengungkap, setelah ditinggal kekasih karena berpaling pada orang lain, seseorang bisa kembali bangkit dan berkencan dengan cara baru yang lebih baik.
Mengapa? Karena ia akan melalui semua itu dengan semua kekuatan. Dan, ini akan membuatnya lebih bijaksana, lebih sadar akan rasa sakit yang mungkin dirasakan dan karena itu ia bisa memilih pasangan yang lebih baik.
Craig Morris, penulis utama laporan tersebut menjelaskan bahwa perempuan yang kehilangan pasangannya karena adanya perempuan lain, akan melalui periode hubungan pascakesedihan dan pengkhianatan.
"Namun setelah itu mereka akan memiliki pengalaman dan kecerdasan untuk menemukan pasangan yang lebih baik. Sekaligus membuatnya lebih peka jika pasangan selanjutnya menunjukkan tanda-tanda berselingkuh," ujarnya.
"Oleh karena itu, dalam jangka panjang, dia adalah pemenang," tambahnya.
Sementara itu, perempuan yang menjadi orang ketiga jelas-jelas telah bersanding dengan lelaki yang memiliki sejarah buruk perselingkuhan. Dengan demikian untuk waktu jangka panjang, ia akan 'kalah'. (metro.co.uk)
Berita Terkait
-
Saat Pengkhianatan Dibalas dengan Rencana Cerdas: Ulasan Novel The Camarro
-
Novel Kuda: Dendam dan Pengkhianatan yang Menembus Zaman
-
Film Musuh Dalam Selimut: Kisah Perselingkuhan dari Orang Terdekat
-
CERPEN: Perjamuan di Meja Pengkhianatan
-
Pelajar SMA Bicara soal G30S/PKI: Sejarah yang Penuh Teka-teki dan Propaganda
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim