Penurunan kadar hormon testosteron atau juga dikenal dengan sebutan hipogonadisme menjadi momok bagi setiap lelaki. Tak hanya mempengaruhi gairah bercinta, kondisi ini juga dapat memicu beragam penyakit sindrom metabolik.
Dokter spesialis andrologi, dr. Johannes Soedjono mengatakan, lelaki dengan hipogonadisme memiliki peningkatan risiko tiga kali lipat mengidap sindrom metabolik. Selain itu risiko menghadapi kematian dini juga meningkat 1,3 kali lipat.
Salah satu penyebab menurunnya kadar testosteron ini, kata dia, aadalah bertambahnya usia. Selain itu olahraga terlalu berlebihan juga bisa menurunkan produksi testosteron. Oleh karena itu dia mengingatkan agar para lelaki lebih selektif dalam memilih jenis olahraga.
"Olahraga tertentu memang dapat menurunkan kadar testosteron, misalnya yang berlebihan atau yang sifatnya aerobik," ujar Johannes pada temu media SMILe yang dihelat Bayer di Jakarta, Kamis (2/6/2016).
Sedangkan jenis olahraga yang dapat berefek baik untuk menjaga kadar kolesterol antara lain angkat beban dengan porsi yang ideal.
"Olahraga yang memfokuskan pada latihan beban dapat membentuk massa otot yang dapat menjaga kadar testosteron. Tapi imbangi juga dengan olahraga aerobik," imbuhnya.
Johannes merekomendasikan lelaki yang mengalami hipogonadisme menjalani terapi testosteron. Terapi ini menurutnya, selain dapat meningkatkan gairah seksual, juga dapat menurunkan risiko mengidap sindrom metabolik seperti diabetes, stroke, jantung.
"Penelitian membuktikan bahwa terapi testosteron dapat memperbaiki setiap komponen sindrom metabolik, mengurangi massa lemak, memperbaiki massa otot, menurunkan kadar gula, memperbaiki sensitivitas insulin, memperbaiki lipid sehingga kolesterol LDL dan trigleserid dapat turun dan HDL meningkat, dapat mengurangi tekanan darah baik sistolik maupun diastolik,“ kata Johannes.
Berita Terkait
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus
-
Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan