Suara.com - Bolu Peca adalah salah satu kue tradisional dari Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kue yang rasanya sangat manis ini memiliki tekstur seperti sponge cake. Sangat cocok disantap dengan secangkir teh tawar hangat.
Di daerah asalnya, kudapan ini sering dijadikan takjil saat Ramadan. Nah, Anda yang ingin mengetahui seperti apa rasa Bolu Peca, Food Blogger Hanny Yasir yang memang berasal dari Sulsel membagikan resepnya. Selamat mencoba!
Bahan:
5 butir telur
200 gr tepung terigu
50 gr tepung Beras
2 sdm gula pasir
1/2 sdt baking soda
Bahan untuk kuah gula merah:
400 gr gula merah
100 gr gula pasir
750 ml air
Sejumput Garam
Cara membuat:
1. Kuah gula merah: rebus semua bahan sampai mendidih, saring, sisihkan.
2. Sangrai tepung terigu dan tepung beras, aduk rata sampai terasa Ringan, angkat, dinginkan, ayak lalu sisihkan.
3. Panaskan kukusan, masukkan sebentar cetakan yang sudah diolesi minyak agar tidak lengket. Bila memakai loyang, lapisi bawahnya dengan plastik, tapi bila memakai mixer, siapkan Standing Mixer (karena adonan harus selalu dikocok).
4. Kocok telur, gula, dan baking soda sampai mengembang.
5. Siapkan mangkuk terpisah, ambil dengan sendok adonan dari atas yang paling lembut, masukkan ke dalam mangkuk seperlunya yang disesuaikan dengan kapasitas cetakan.
6. Taburi dengan tepung sangrai sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan sendok sampai kekentalannya pas seperti saat membuat cake.
7. Masukan adonan ke dalam cetakan, kukus sekitar kurang lebih 7 menit (kalau dikukus terlalu lama bisa mmbuat adonan bantat dan turun). Keluarkan dr cetakan.
8. Ulangi langkah nomor 5, 6, 7 sampai kocokan telur habis, dan semua bolu telah matang.
9. Masukkan dan rendam bolu ke dalam air gula merah, biarkan meresap, lalu masukkan ke dalam kulkas, sajikan dalam keadaan dingin agar lebih enak.
Tag
Berita Terkait
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan
-
Jakarta dalam Sepiring Cerita Kuliner di Buku 'Jakarta A Dining History'
-
Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Terpopuler: Dicopot Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Segini Tapi Kekayaannya...
-
5 Lipstik Lokal untuk Makeup Bold, Warna Intens Elegan dan Tahan Seharian
-
Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel
-
Profil Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi
-
5 Parfum Ahmed Al Maghribi Termurah, Wangi Mewah ala Asia Tengah
-
6 Shio Paling Hoki pada 11 April 2026: Banjir Cuan di Akhir Pekan
-
5 Urutan Skincare Pagi Azarine Bright & Glow Booster untuk Mencerahkan Wajah Kusam
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Harga 4 Parfum Refill YSL, Wangi Mewah dan Tahan Lama
-
Harga Sabun Cuci Muka Barber Daily Berapa? 3 Tipe Facewash Terbaik Buat Pria