Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bakal menebarkan pesonanya melalui Shanghai Book Fair, yang berlangsung 17-23 Agustus 2016. Ajang ini merupakan salah satu pameran buku terbesar di dunia, yang setiap tahunnya sukses menarik 10 juta pengunjung dan diliput media-media internasional.
Salah satu yang akan dipamerkan di sana adalah Discover Indonesia, buku yang menggambarkan keindahan alam dan pariwisata Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
“Misi utama kami adalah menebarkan 'virus’ Wonderful Indonesia di Shanghai, salah satu kota terbesar di dunia, berpenduduk besar, dan pusat bisnis di Tiongkok,” terang Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana, yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Asia Pasifik Kemenpar, Vinsensius Jemadu, Jakarta, Senin (25/7/2016).
Saat ini, Tiongkok merupakan salah satu target pasar utama pariwisata Indonesia. Semua sumber daya, promosi, dan aktivitas sales mission (penjualan) banyak dilakukan di Negeri Tirai Bambu, yang pada 2015 mampu mengirim 120 juta wisatawan.
Bahkan Baidu (“Google”-nya Tiongkok) kini telah digandeng Kemenpar untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Lalu Xinhua, kantor berita resmi Tiongkok, yang juga terbesar di sana juga diajak kerja sama.
“Jumlah outbond (kegiatan luar ruang) masyarakat Tiongkok terbesar di dunia. Dalam setahun, angkanya menembus 110 juta wisatawan. Kami akan jor-joran di sana,” tambah Pitana.
Warga Tiongkok Tulis Discover Indonesia
Shanghai Book Fair 2016 sendiri akan dihadiri oleh media-media besar Tiongkok, mulai dari TV, radio, koran, website hingga online media. Buku tentang Indonesia yang akan dipromosikan di sana, ditulis oleh warga Tiongkok.
“Discover Indonesia adalah buku yang ditulis oleh Dou Yunyun, seorang reporter CCTV yang bertugas di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Sepanjang masa penugasannya itulah Yunyun berkeliling Indonesia, mulai dari Banda Aceh di barat sampai Papua di timur. Kisah-kisah inilah yang dituangkan ke dalam buku berjudul Discover Indonesia,” papar Pitana.
Sementara itu, Vinsen, menambahkan, buku ini menyajikan 16 bab yang mengupas destinasi-destinasi wisata Indonesia, mulai dari pesona Pulau Weh, Labuan Bajo, Pulau Komodo, hingga Raja Ampat. Semua ulasannya sudah disajikan dalam Bahasa Mandarin.
“Harapannya, masyarakat Tiongkok bisa mendapat gambaran tentang keindahan dan keadaan yang ada di Indonesia saat ini. Bukan keadaan Indonesia pada 1998, yang banyak dibayangkan masyarakat Tiongkok,” katanya.
Dia percaya, buku itu bisa menjadi daya tarik bagi pembacanya untuk berkunjung ke Indonesia. Menurut Vinsen, buku ini menarik, karena bukan saja membahas tentang Bali, tapi juga destinasi yang belum banyak diketahui masyarakat Tiongkok. Buku ini ditulis dengan gaya jurnalistik yang sederhana dan mudah dimengerti.
“Buku semacam ini baru pertama kali ditulis oleh jurnalis dari Tiongkok, dalam Bahasa Mandarin. Sebelum ke Indonesia, bacalah buku ini. Dan setelah membaca buku ini, datanglah ke Indonesia,” ajak Vinsen.
Di tempat terpisah, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya menyatakan menyambut positif promosi Wonderful Indonesia melalui Discover Indonesia, yang ditulis dan disusun oleh penulis Tiongkok itu.
“Saya berharap, ada langkah konkret setelah mereka lihat buku itu, dilanjutkan dengan book and pay (pesan dan bayar) untuk terbang ke Indonesia, untuk membuktikan cerita-cerita indah di dalam buku tersebut,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin