“Teman-teman di Malaysia juga mempromosikan TdS hingga ke Korea Selatan. Tahun lalu surveinya cuma sekali, tahun ini kita empat kali survei,” ujar Irwan, yang didampingi para bupati kota-kota yang dilalui TdS.
Luasnya cakupan promosi tadi, diakui Irwan, membuat TdS sangat populer. Kontribusinya pun besar. Utamanya bagi percepatan pertumbuhan kepariwisataan di Sumbar dan kabupaten/ kota yang ada di dalamnya.
“Selama delapan tahun terakhir ini, pembangunan infrastruktur, sarana prasarana, usaha dan fasilitas pariwisata di berbagai daerah di Sumbar mengalami peningkatan yang pesat. Demikian juga peningkatan arus kunjungan wisatawan. Pada 2015, sudah ada 6,9 juta wisnus (wisatawan Nusantara) dan 78.274 wisman (wisatawan mancanegara) yang datang ke Sumbar. Target 2016 dinaikkan menjadi 7,4 juta wisnus dan 85 ribu wisman,” kata Irwan.
Dalam edisi 2016 ini, akan ada 20 tim asing dari 25 negara, ditambah lima tim nasional yang akan bertarung habis-habisan memperebutkan total hadiah Rp 2,5 miliar. Dari 25 negara itu, sekitar 250 orang di antaranya adalah official, sementara pebalapnya sekitar 120-an orang.
Tahun ini, etape pertama akan dilangsungkan di Danau Singkarak dan berakhir di Padang, dengan total jarak tempuh 1.102,7 kilometer (km) dari total delapan etape. Etape TdS 2016 ini sedikit lebih jauh dari sebelumnya, karena tidak ada etape Solok Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan