Suara.com - Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Papua, berupaya mengembangkan potensi wisata sejarah penjara Bung Hatta dan orang pergerakan nasional lain yang dibangun Pemerintah Belanda 1927.
"Di sana kami punya potensi pariwisata penjara Belanda, penjara Digoel yang dibangun tahun 1927, letaknya di ibu kota," kata Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop saat jumpa pers di Bandung Giri Graha, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (8/8/2016)
Ia menuturkan bangunan penjara yang kokoh berdiri di kawasan ibu kota itu memiliki nilai sejarah bangsa Indonesia karena pernah menjadi tempat tahanan Bung Hatta, Wakil Presiden Indonesia pertama.
Orang ternama di Indonesia itu, kata dia, dibuang oleh pemerintah kolonial bersama 1.300 tahanan lainnya ke Penjara Boven Digoel karena dinilai berbahaya dalam pergerakannya.
"Nilai sejarah di sana adalah Bung Hatta pernah dibuang ke sana, saat dibuang Bung Hatta minta untuk membawa delapan peti buku," kata alumni IPDN itu.
Ia menyampaikan rencana pengembangan wisata itu dengan melakukan pembenahan tempat penjara agar lebih menarik untuk dikunjungi.
Selanjutnya membangun perpupstakaan Bung Hatta di sekitar Penjara Digoel dan dijadikan pusat kajian Bung Hatta.
"Mungkin di daerah lain sudah ada (tempat tentang Bung Hatta) tapi kalau bicara yang besar tentang Bung Hatta, ada di sana," katanya.
Ia berharap upaya pengembangan wisata penjara zaman kolonial itu dapat memberikan manfaat untuk mengenal sejarah bangsa Indonesia. Penjara itu, kata dia, salah satu awal menuju kemerdekaan Indonesia dengan karya-karya tulisan Bung Hatta.
"Buku Bung Hatta kani akan cari, dibawa kembali, di mana itu bukunya, di sana ada perjuangan, di sana Bung Hatta membuat tulisan," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah