Suara.com -
Jembatan kaca tertinggi dan terpanjang di dunia, yang diresmikan di Cina dua pekan lalu, rupanya ditutup lagi pada akhir minggu ini. Alasannya, seperti diwartakan CNN, karena jumlah pengunjung terlalu banyak.
Dibuka pada 20 Agustus lalu, pengelola jembatan itu pada Jumat (2/8/2016) mengumumkan akan menutupnya di 5 September besok.
"Kami kewalahan dengan terus meningkatnya volume pengunjung," kata seorang juru bicara Zhangjiajie Grand Canyon.
Ia mengatakan bahwa kapasitas maksimal jembatan itu sekitar 8.000 orang per hari. Tetapi yang mengunjungi situs itu 10 kali lipat jumlah tersebut.
Meski demikian juru bicara itu mengatakan belum ada insiden kecelakaan di tempat tersebut.
Jembatan selebar 6 meter tersebut menggantung di ketinggian 300 meter. Ia membentang sejauh 430 meter, menghubungkan dua tebing di taman nasional Zhangjiajie. Atraksi di taman itu disebut mirip dengan pemandangan di film "Avatar".
Struktur megah itu sendiri dirancang oleh Haim Dotan, seorang arsitek Israel. Sebanyak 99 keping panel kaca bening digunakan untuk membangun jembatan tersebut. Jembatan itu dibangun menghabiskan biaya sekitar 3,4 juta dolar AS atau sekitar Rp44,8 miliar.
Berita Terkait
-
Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo
-
Jembatan Gantung Pulihkan Akses Warga Pascabanjir Bandang di Pidie Jaya
-
Gibran Turun Gunung ke Nias, Minta Jembatan 'Penyelamat' Siswa Segera Dibangun
-
Melihat Lebih Dekat Pembangunan Jembatan Kaca Terpanjang di Indonesia
-
Sensasi Melayang di Tinjomoyo: Jembatan Kaca Kini Dibuka, Hidupkan Kembali Pariwisata Semarang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo