Suara.com - Heboh kabar dua resto cepat saji, Pizza Hut dan Marugame Udon yang diduga menggunakan bahan makanan kedaluarsa tentu menjadi perhatian masyarakat. Ini dikarenakan isu tersebut menyangkut masalah kesehatan.
Menanggapi hal ini, pakar teknologi pangan dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, MSc mengatakan bahwa makanan yang sudah jatuh tanggal kedaluarsa sebaiknya memang dihindari, karena dikhawatirkan telah mengalami pertumbuhan jamur atau mikroba yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan.
Meski demikian, ada sebagian orang yang menganggap bahwa makanan kedaluarsa yang tak menunjukkan perubahan rasa, warna, atau tampilan masih aman dikonsumsi.
Terkait hal tersebut, Prof. Purwiyatno mengatakan bahwa pada prinsipnya makanan kadaluarsa tidak boleh diperdagangkan karena berpeluang membahayakan kesehatan.
Ia juga mengatakan bahwa makanan kedaluarsa tak boleh dikonsumsi jika sudah tidak memenuhi syarat pangan seperti tumbuh jamur atau mikroba.
"Dengan alasan apapun kalau berhubungan dengan keamanan pangan seperti total mikroba semakin banyak atau ada cemaran pada produk, maka nggak ada toleransi untuk dipakai," ujarnya pada temu media di Jakarta, Senin (5/9/2016).
Namun, jika produk makanan kedaluarsa karena perubahan tampilan dan tekstur, Prof. Purwiyatno mengatakan tidak berbahaya untuk dikonsumsi, tetapi tetap saja tidak sebaik kualitas produk yang baru diproduksi.
"Masih bisa dimakan kalau expired-nya karena warna berubah menjadi pucat atau tekstur lembek, tetapi tetap saja tidak boleh diperdagangkan," tegasnya.
Hal senada dikemukakan pula oleh Guru Besar Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS. Ia mengatakan bahwa bahan makanan kadaluarsa memiliki kemungkinan tercemar mikroba atau jamur yang mempengaruhi kesehatan.
"Dampaknya bisa berupa diare, muntah-muntah apabila keracunan. Bahkan jika mengonsumsi makanan kadaluarsa menjadi kebiasaan, bisa berakibat kanker dalam jangka panjang," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?