Suara.com - Jika Anda memiliki atasan mungkin Anda pernah menerima feedback atau umpan dari atasan. Ini mungkin datang sebagai bagian dari penilaian kinerja secara formal, dalam percakapan, atau sebagai komentar.
Reaksi awal Anda mungkin untuk mengabaikan atasan Anda dan terus melakukan hal-hal seperti biasa. Itu tidak akan sangat produktif atau bijaksana. Anda memiliki dua pilihan, Anda dapat mencoba untuk meyakinkan atasan Anda bahwa dia salah atau Anda dapat menerapkan feedback atau masukan tersebut. Satu hal yang tidak dapat Anda lakukan adalah mengabaikannya.
Berikut adalah 4 alasan Anda harus mendengarkan masukan dari atasan Anda secara serius:
Berkaitan dengan pendapatan
Terlepas dari apakah Anda setuju dengan apa yang atasan Anda katakan tentang kinerja Anda, Anda harus menerimanya dengan baik. Atasan Anda ingin Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dengan cara tertentu karena ia membayar Anda untuk pekerjaan yang telah Anda lakukan.
Karena sebagai atasan Anda mereka memiliki kewajiban untuk membayar gaji Anda, hal tersebut bisa menjadi alasan utama untuk Anda mulai mendengarkan dengan baik semua feedback yang diberikan.
Berkaitan dengan pemberhentian
Jika Anda memilih untuk tidak memenuhi semua kesepakatan atasan-karyawan, misalnya Anda memilih untuk tidak menerapkan umpan balik dari bos Anda, Anda berisiko kehilangan pekerjaan Anda. Itu tidak selalu berarti buruk. Jika Anda tidak dapat melakukan pekerjaan Anda dengan cara yang Anda inginkan , ini tidak mungkin bukanlah tempat kerja terbaik untuk Anda.
Atasan memiliki pengalaman lebih dari Anda
Sebelum Anda memutuskan bahwa bos Anda adalah salah, pertimbangkan dengan baik semua umpan balik yang telah diberikan oleh atasan Anda. Apakah itu benar-benar sebagai terlalu berlebihan menurut Anda? Mungkin pengalamannya, yang mungkin jauh lebih besar dari Anda, telah mempengaruhi opini tentang kinerja Anda. Mungkin atasan Anda tahu lebih dari yang Anda lakukan.
Anda dapat belajar
Sekarang kembali ke pengalaman yang atasan Anda memiliki. Anda mungkin tidak berpikir atasan Anda adalah serba bisa. Pengalaman, bagaimanapun, adalah guru yang terbaik. Untuk itu manfaatkan dengan baik semua masukan serta kritikan yang membangun dari atasan Anda, sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk karier Anda di masa mendatang.
| Published by Karirpad.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
-
Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati