Suara.com - Tarian Dayak yang dibawakan Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT) bersama Sanggar Nona Asri Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum pada "Poland Caravan Culture Festival Internasional 2016" yang digelar di Polandia, 5-10 Desember 2016.
"Pemprov Kaltim sangat bangga atas prestasi tersebut. Ini menunjukkan bahwa putra-putri Kaltim mampu berbicara di tingkat internasional," kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ketika menerima peserta kontes "Poland Caravan Culture Festival Internasional 2016" di Samarinda, Kamis (22/12/2016).
Para penari berjumlah 15 orang tersebut, membawakan tarian Burung Enggang, yang merupakan tarian nusantara, berhasil meraih juara umum dan juara favorit untuk penampilan kostum yang digunakan. Pakaian yang digunakan adalah pakaian adat Dayak.
Awang menyatakan, hasil yang diterima tersebut menandakan bahwa Kaltim adalah bagian dari Indonesia.
"Ternyata, Kaltim juga memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang diharapkan dapat dikembangkan ke kancah internasional. Ini menunjukkan, Indonesia tidak hanya Jakarta, Sulawesi maupun Sumatera dan Papua," katanya.
Pemprov Kaltim lanjut Awang,meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota, terus menggali potensi seni dan budaya yang ada di masing-masing daerah, sehingga dapat menarik wisatawan mancanegara maupun nusantara, untuk berkunjung ke daerah itu.
"Dengan begitu daerah ini akan lebih banyak dikenal dan dikunjungi. Diharapkan dari hasil tersebut mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," tuturnya.
"Kami harapkan, para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara bisa melihat seni dan budaya daerah ini, karena Indonesia tidak hanya Bali atau Jakarta. Kaltim juga bagian dari NKRI," kata dia lagi.
Sementara, Ketua Rombongan Tim Budaya Indonesia Amanah Asri didampingi Ketua Umum LPADKT Vendy Meru mengatakan, tim Indonesia yang diwakili Kaltim berhasil mengalahkan 16 negara.
"Kita bersyukur karena baru ikut kejuaraan ini dan langsung menjadi juara. Sesuai pernyataan juri, tarian yang dibawakan anak-anak Kaltim sangat memukau sehingga patut menjadi juara umum. Tetapi, selain tarian khas Kalimantan para penari Kaltim juga membawakan tarian nusantara yang nuansanya Bhineka Tunggal Ika," kata Asri.
Pimpinan Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Kaltim Novarita menimpali, dengan dinobatkannya tarian anak-anak Kaltim menjadi juara umum dan mampu membawa nama baik bangsa Indonesia, daerah itu sangat dituntut untuk menampilkan tarian khas Kaltim oleh masyarakat Indonesia maupun luar negeri.
"Diharapkan, putra-putri Kaltim mampu menyuguhkan tampilan yang lebih eksotik lagi. Masyarakat Indonesia dan wisatawan mancanegara sangat menginginkan putra-putri daerah ini menampilkan tarian Hudoq," katanya.
"Berdasarkan hasil rapat manajemen TMII, tarian Hudoq diminta tampil saat HUT ke-42 TMII pada 20 April 2017. Diharapkan, Kaltim mampu menampilkan 1.000 orang untuk menari Hudoq yang nanti akan disaksikan langsung Presiden Joko Widodo," tutur Novarita.
Tarian Hudoq yang diikuti 1.000 anak Kaltim tersebut rencananya akan mendapat catatan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). [Antara]
Tag
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA
-
Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data