Suara.com - Bulan madu di sebuah villa dengan kolam renang pribadi memang menjadi hal yang sangat menyenangkan. Namun, jangan coba-coba untuk tergoda bercinta di dalam kolam renang!
Ingin tahu apa alasannya? Simak penjelasannya dilansir dari laman Metro.co.uk.
1. Kolam renang berisi bahan kimia
Dr Vanessa Mackay, juru bicara Royal College of Obstetricians dan Gynecologists mengatakan pada metro.co.uk, vagina mengandung bakteri baik, yang perlu untuk dilindungi.
"Jika bakteri ini terganggu, dapat menyebabkan infeksi, seperti vaginosis bakteri atau sariawan, dan peradangan."
Dan tahukah Anda jika klorin dan bahan pembersih lainnya yang digunakan di kolam renang, bisa mengganggu bakteri baik? Mackay menambahkan, jika seorang perempuan melakukan seks di kolam renang, maka bahan-bahan tersebut bisa masuk ke dalam vagina dan mengiritasinya. Inilah yang dapat menyebabkan semua jenis infeksi yang menyakitkan.
2. Di kolam renang ada urine
Sebuah penelitian terbaru dari University of Alberta menemukan bahwa di kolam renang rata-rata, ada sekitar 10 liter urine. Ini tentu tidak baik jika masuk ke dalam alat kelamin Anda. Bercinta di dalam kolam renang juga membuat Anda dan pasangan merasa ingin buang air kecil di kolam renang tersebut.
3. Air tidak bisa jadi pelumas yang baik
Meskipun basah, air tidak bisa menjadi pelumas yang baik ketika Anda bercinta. Bahkan, air bisa menghilangkan pelumas alami, sehingga sulit ketika Anda bercinta. Hampir mustahil untuk aanda mendapatkan ritme yang baik, dan melakukannya dengan nyamam, karena ini mungkin akan berakhir dengan melukai diri sendiri. Iritasi yang disebabkan oleh bahan kimia kolam renang adalah hal tak menyenangkan.
4. Posisi yang berbahaya
Anda harus berdiri di atas permukaan yang licin, kemungkinan terdorong ke permukaan yang atau kasar. Kemungkinan jatuh, tenggelam atau saling memukul kepala cukup tinggi. Ini cukup berisiko, kan?
5. Tidak aman seperti yang Anda pikirkan
Bercinta di dalam air tidak mencegah infeksi penyakit menular atau kehamilan. Mungkin Anda tetap bisa menggunakan kondom, tapi kurangnya pelumas alami, karena sudah hanyut dalam kolam renang, membuat kondom tidak lagi nyaman saat masuk ke vagina.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sempat Bersitegang Soal Jam Pelayanan, Kasus Senam Puskesmas Patrol Berakhir Damai
-
Hasto PDIP Beberkan Syarat Mutlak Bos BI Baru, Jago Moneter dan Anti Intervensi
-
Strawberry Latte Makeup, Tren Riasan Hangat dengan Sentuhan Berry yang Lagi Naik Daun
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan