Suara.com - Musim panas sering dimanfaatkan bagi banyak wisatawan untuk berlibur. Meski cerah dan baik untuk berbagai kegiatan, musim panas tentu membuat Anda terpapar sinar ultraviolet lebih banyak dan sering.
Panas yang berlebihan juga membuat tubuh menjadi sangat sulit untuk menjaga tekanan darah. Lingkungan panas bisa membuat Anda merasa terangsang dan mengalami dehidrasi; Dan paparan sinar matahari yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan suhu tubuh naik tak terkendali.
Sengatan panas, yang juga dikenal sebagai sengatan matahari, juga merupakan keadaan darurat medis yang kadang bisa berakibat kematian. Heatstroke dapat menyebabkan gangguan utama pada sistem saraf pusat, kulit kering, denyut nadi cepat dan berhentinya keringat.
Dengan kenaikan suhu, ada kemungkinan tubuh mengalami mual, pusing, kesulitan bernafas, hipertensi, detak jantung cepat dan kejang.
Jika Anda bepergian di tempat yang memiliki suhu tinggi, ikuti beberapa tips berikut untuk mencegah Anda dari gejala sengatan matahari. Berikut adalah beberapa cara terbaik untuk mencegah sengatan matahari saat bepergian.
Tetap terhidrasi
Bukan berarti Anda harus minum delapan gelas air putih per hari. Anda juga bisa menjaga tubuh tetap terhidrasi dari makanan lain, karena hampir 20 persen H20 juga berasal dari makanan padat seperti buah dan sayuran. Pastikan untuk memuaskan dahaga Anda dengan makanan dan minuman hidrasi tertentu. Seperti air kelapa, iirisan tomat, bahkan semua buah beri-berian bagus untuk menghidrasi.
Seperti raspberry, blackberry, blueberry hingga stroberi. Di sisi lain, mentimun, lobak, serta semangka juga mengandung air yang tinggi yang bisa Anda konsumsi selama bepergian.
Pakailah baju longgar
Semakin longgar pakaian Anda saat bepergian, semakin baik bagi kulit Anda untuk bernafas. Selalu pilih kain yang ringan dan hindari yang tipis. Kain ringan tidak akan pernah melekat pada tubuh Anda saat Anda mulai berkeringat. Cobalah beralih pada bahan seperti linen, dan katun, karena kain ini lebih membuat Anda bernafas daripada rayon atau poliester.
Pilih baju warna terang
Pilihlah warna-warna terang untuk bepergian saat berlibur di musim panas. Warna gelap bisa menyerap lebih banyak cahaya dan ini akan membuat Anda merasa jauh lebih panas. Di sisi lain, palet warna terang akan memantulkan cahaya dan akan membuat Anda tetap dingin sepanjang musim panas.
Dengarkan tubuh Anda
Hati-hati saat merencanakan berolahraga di tengah suhu hangat, Anda mungkin berisiko mengalami gejala sengatan matahari, jadi pastikan untuk mendengarkan tubuh Anda. Jika Anda mengalami pusing, merasa mual atau mengalami kesulitan bernafas, maka segera hentikan aktivitas fisik Anda dan istirahat.
Mandi air panas
Mandi air panas bagus jika Anda ingin menurunkan suhu tubuh. Mandi air panas juga bisa membilas kotoran atau debu dan sel kulit mati, sehingga kulit terasa lebih ringan dan dingin. Sebaliknya, meski mandi air dingin bisa membuat Anda merasa lebih baik dan terasa menyegarkan, terutama saat Anda bepergian di musim panas, namun tubuh Anda akan bereaksi buruk, karena bisa menaikkan suhu dalam tubuh.
Tutupi diri Anda dari sinar UV
Mengenakan topi atau syal bisa melindungi kulit Anda dari sinar UV. Cobalah untuk mengambil aksesoris ini ke manapun Anda pergi, terutama saat Anda melangkah keluar rumah. Menggunakan payung juga dapat membantu Anda mengurangi paparan sinar matahari.
Jangan abaikan tabir surya
Tidak peduli berapa lama Anda bertahan di bawah sinar matahari, Anda perlu menerapkan tabir surya secara hati-hati ke seluruh tubuh Anda. Tabir surya dapat menghalangi sinar ultraviolet dari sinar matahari, yang mencegah kanker kulit. Orang dewasa harus memilih tabir surya tidak kurang dari SPF15, sementara anak-anak harus menggunakan tabir surya tidak kurang dari SPF30 untuk musim panas yang sehat dan melindungi kulit.
Hindari makanan pedas atau rempah
Jika tingkat rempah di dalam makanan Anda tinggi, ini bisa membuat Anda merasa terlalu panas. Biasanya panas berasal dari cabai atau bumbu pedas lainnya. Makan makanan pedas selama perjalanan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan berbahaya bagi pencernaan Anda juga. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Biaya Pendidikan Anak Naik? Ini Rahasia Keluarga Muda Amankan Masa Depan Tanpa Pusing Finansial
-
4 Zodiak Paling Beruntung dan Makmur di 2 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Terpopuler: Cara Memakai Krim Wajah Legendaris, Kuis Genre Film yang Mewakili Kisah Hidup
-
3 Shio Diprediksi Paling Hoki pada 2-8 Februari 2026, Siapa Saja?
-
5 Arti Mimpi Dikejar Hantu, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?
-
6 Deterjen Antibakteri agar Baju Tak Bau Apek di Musim Hujan, Mulai Rp14 Ribuan
-
7 Sepatu Lari Lokal Anti Air Senyaman On Cloud Ori, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang
-
Cek Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026 Anak Sekolah SD-SMA di Berbagai Provinsi!
-
7 Produk Wardah Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Cerah dan Muda Lagi