Suara.com - Serial televisi Teletubbies yang diramaikan dengan karakter Tinky Winky, Dipsy, Lala dan Po tinggal di hunian berbentuk setengah lingkaran di tengah hamparan perbukitan yang luas. Selain karakter tersebut, hunian ala Teletubbies itu melekat dalam ingatan.
Replika rumah Teletubbies itu kini bisa Anda temukan di Yogyakarta, tepatnya di dusun Nglepen, desa Sumberharjo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman. Saking uniknya, replika rumah Teletubbies ini diunggulkan sebagai Desa Wisata Rumah Domes untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Yogyakarta.
Desa Wisata Rumah Domes terdiri dari 71 rumah hunian warga, enam fasilitas MCK, satu masjid, satu aula, dan satu bangunan untuk klinik kesehatan. Setiap rumah berukuran diameter 7 meter, dan tinggi 4.6 meter.
Rumah ini dibangun dengan bentuk setengah lingkaran dengan tujuan agar tahan terhadap gempa bumi. Sekadar diketahui, daerah ini merupakan salah satu wilayah terdampak saat gempa terjadi di Yogyakarta.
Fasilitas yang bisa didapat oleh wisatawan di Desa Rumah Domes ini antara lain penginapan, fasilitas bermain bagi anak-anak. Bagi wisatawan yang tidak menginap pun diperbolehkan melakukan swafoto di area-area yang sangat Instagramable ini.
Jika sebelumnya warna rumah Teletubbies didominasi warna putih, maka Anda akan melihat kampung ini berwarna-warni sebagai kontribusi dari produsen cat Avian Brands dalam pengembangan destinasi wisata mandiri di desa Nglepen.
"Hadirnya suasana yang berwarna-warni di Desa Wisata Rumah Domes akan membuat wisatawan nyaman dengan keindahan yang ada. Selain itu, banyaknya kunjungan wisatawan yang datang diharapkan dapat memberikan dampak positif pada keberhasilan pariwisata di Yogyakarta," ujar Marketing Manager Avian Brands, Adhi Pranarko dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.
Jika Anda tertarik melihat langsung keindahan rumah teletubbies yang berwarna-warni ini, lokasi Desa Wisata Rumah Domes tidak jauh dari kompleks Istana Ratu Boko. Anda cukup menyusuri jalan raya Prambanan-Piyungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur