Suara.com - Mal atau pusat perbelanjaan adalah tempat yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia menjelang Lebaran, untuk membeli beragam kebutuhan, seperti busana, perlengkapan salat hingga makanan.
Nah, meski sedang asyik berbelanja, sebagai umat Muslim, tentu tak akan melupakan kewajiban untuk beribadah. Oleh karena itu, mushala di dalam mal adalah salah satu fasilitas penting yang dibutuhkan oleh para pengunjung.
Melihat hal ini, Lippo Mall Puri menghadirkan sebuah mushala yang nyaman dan berbeda dari mushala kebanyakan di pusat perbelanjaan lain. Ya, jika kamu sedang berbelanja di sini, jangan lewatkan untuk beribadah di mushala yang baru diresmikan pada 13 Juni 2017 ini.
"Kebutuhan akan mushala di mal itu mutlak. Sebelumnya kebanyakan mal menempatkan mushola di pojokan, di basement kecil, tidak ada AC. Pengunjung Muslim jadi tidak nyaman salatnya. Karena itu kita Lippo Mall Puri menyediakan mushala yang layak, yang representatif dengan segala fasilitas yang ada," ungkap Deputy Operation Director Lippo Malls Indonesia, Darwin A. Rony.
Mushala ini berlokasi di lantai 2 Lippo Mall Puri. Tak tanggung-tanggung, luasnya mencapai 1000 meter persegi, dengan total kapasitas mencapai sekitar 500 jamaah baik laki-laki dan perempuan. Jadi, Anda tak perlu khawatir akan mengantre saat mushala sedang dipenuhi pengunjung.
Saat memasuki mushala ini, ada dua akses yang bisa Anda gunakan, yakni baik dari arah pintu mal ataupun area parkir kendaraan roda empat untuk memudahkan pengunjung menjangkau mushala.
Bagian depannya terdapat resepsionis yang disiapkan untuk memberikan pelayanan bagi pengunjung, baik untuk penitipan sepatu maupun penggunaan loker penyimpanan yang dapat Anda gunakan untuk menyimpan barang. Jadi, sebanyak apapun belanjaan Anda, tak perlu repot menumpuknya ke dalam mushala, sehingga ibadah pun lebih tenang dan khusyuk.
Setelah berwudhu, Anda akan dibawa ke ruangan ibadah melalui lorong yang dihiasi beberapa kaligrafi dan cermin. Di saf perempuan, juga sudah tersedia gantungan mukena yang rapi dan harum yang bisa Anda gunakan jika tak membawa mukena pribadi.
Mushala ini didesain elegan didominasi yang didominasi dengan warna coklat, lengkap dengan hamparan karpet tebal dan empuk berwarna merah. Terlihat, mushala ini juga didesain secara detail dengan memperhatikan etika kesucian jamaah yang akan menjalankan ibadah salat.
Dengan adanya mushala ini, berbelanja tetap asyik, ibadah pun tetap nyaman dan tak terlupakan bukan?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan