Suara.com - Setiap orang bermimpi bisa menjelajahi dunia, dengan seseorang yang mereka cintai setiap harinya. Inilah yang juga dilakukan sepasang kekasih Kate Quinn dan Benny Leyland.
Perempuan asal Inggris berusia 26 tahun dan kekasihnya, Benny (23) yang asal Australia, saat ini tengah melakukan perjalanan keliling dunia dengan menggunakan sebuah mobil van bekas.
Keduanya menghabiskan sekitar 500 poundsterling untuk menguban mobil van tersebut menjadi nyaman untuk mereka gunakan keliling dunia.
Perjalanan mereka dimulai di Dover, dan sejak itu mereka sudah sampai di Prancis dan Spanyol sebanyak dua kali, Maroko, Portugal dan Mallorca. Saat ini, mereka tengah berada di jalanan Amsterdam.
Pasangan tersebut mendokumentasikan perjalanan mereka melalui Instagram dengan nama akun @slowsdowngofurther. Anda bisa melihat bio yang tertulis "tidak pernah tersesat, jika Anda tidak tahu tujuan Anda."
Ide perjalanan ini dimulai saat Kate bergabung dengan Benny dalam sebuah perjalanan kerja, dan mereka bercanda mengatakan bisa berkeliling dunia dengan van, setelah menghabiskan lima jam bersama-sama.
Terinspirasi gambar-gambar penyelaman di aplikasi Pinterest yang tak ada habisnya, pasangan itu kemudian berangkat dengan van merah yang mereka namakan Pat. Van yang cerdas yang dilengkapi dengan berbagai bahan yang mereka beli di Ebay.
"Secara keseluruhan, tinggal di dalam van sangat menakjubkan. Van dapat membuka beberapa tujuan di dunia, yang kemungkinan tidak dapat diakses dengan bentuk perjalanan lainnya," kata Kate.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, cara bepergian yang berpindah-pindah ini memungkinkan mereka berkemah di luar van. Seperti daerah terpencil di pantai utara Spanyol.
Kate mengatakan, baik dia maupun sang kekasih telah sepenuhnya menerima kesederhanaan hidup, memuji kemudahan saat mereka bisa berhenti sejenak untuk tidur siang atau berselancar.
"Hal terbaik tentang ini adalah kebebasan. Memilih suatu tempat di peta dan mengemudi ke sana tanpa gagasan yang sebenarnya, rasanya sangat menarik," tandasnya.
Namun, perjalanan mereka juga sering menghadapi masalah. Seperti ketika mereka tiba di Portugal, motor starter van mereka pecah, dan laptop mereka dicuri.
Beruntung, masalah seperti itu tidak menghalangi duo pengembara ini, yang saat ini tengah berencana mengunjungi Belgia dan berkeliling Asia saat mereka sudah menabung cukup banyak uang. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Plt Ketua Umum PPAD Tidur Bersama Tim Atlet di Padang Golf Ciputra Surabaya
-
Feng Shui Kamar Tidur Suami Istri agar Harmonis, Begini Aturan dan Tipsnya
-
Resmi Rilis, Harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Singapura dan AS
-
Badan Geologi Tak Perlu Dilebur ke BMKG: Dinilai Bisa Ganggu Fokus Mitigasi Bencana
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512
-
Badai Kelelahan dan Cedera Bayangi Persija Jakarta Jelang Pertandingan Kontra Persib
-
Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar
-
Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas
-
Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah
-
Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram