Suara.com - Rindu dengan kuliner khas kampung halaman cobalah mampir ke Mal Ciputra, Jakarta Barat. Jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72, Mal Ciputra Jakarta menggelar "Kampoeng Legenda" yang mengangkat kekayaan kuliner legendaris nusantara mulai 9 sampai 20 Agustus 2017 di area di Center Court, lantai LG Timur dan Utara.
Rusly Agus Aryanlo, Direktur Mal Ciputra Jakarta mengatakan bahwa melalui acara Kampoeng Legenda ini, pihaknya turut serta meleslarikan budaya lewat jajanan dan santapan kuliner asli nusantara agar tidak punah.
“Kampoeng Legenda kami hadirkan guna memenuhi kerinduan para pecinta kuliner legendaris nusantara sekaligus menjaga dan malestarikannnya di tengah gempuran makanan asing yang semakin dahsyat," ujar dia pada temu media di Mal Ciputra, Kamis (10/8/2017).
Selama dua pekan, Rusly menyebut, para pengunjung tidak perlu pulang kampung ke tempat asalnya untuk mendapatkan makanan-makanan Iegendaris impian. Pasalnya Kampoeng Legenda menghadirkan sekitar 90 kuliner legendaris dari berbagai daerah yang mungkin tak membuka cabang di Jakarta.
Dimulai dari kuliner khas Betawi, pengunjung bisa menjajal lezatnya menu Gabus Pucung, Kerak Telor, Nasi Uduk, Soto Betawi, Asinan Betawi yang mungkin mudah ditemui hanya pada hari ulang tahun kota Jakarta.
Perantau asal Sumatera Barat, juga dapat mencicipi nikmatnya Nasi Padang, Nasi Kapau, Martabak Kubang, Rendang dan Bubur Kampiun yang mungkin sulit ditemui di Ibukota. Ada pula kuliner khas Madura yakni Bebek Sinjay yang terkenal dengan sambal mangga mudanya yang mengigit. Seperti diketahui Bebek Sinjay Madura tak memiliki cabang di kota lain selain Madura.
Bagi Anda yang berasal dari Manado, jangan lewatkan kehadiran Rumah Makan Heng Mien Tinoor Manado yang ikut berpartisipasi dalam gelaran ini. Kuliner unggulannya seperti sate ayam, sate ragey, ayam rica, tinorangsak, sayur pahit, sayur acar, bia renga, ayam kari bisa Anda nikmati untuk melepas kerinduan.
Selain itu masih banyak lagi stand kuliner legendaris yang bisa Anda cicipi di Kampoeng Legenda ini, antara lain Sambel Bu Rudy Surabaya (2000), Nasi Uduk Haji Yoyo Jakarta (1970), Sate Babi Bawah Pohon Denpasar Bali (1997), Ayam Goreng Warung Doyong Bogor (1976), Kupat Tahu Gempol Bandung (1965), Nasi Kapau Bukit Tinggi Kramat Soka (1971), Soto AHRI Garut (1948), Es Kopi Tak Ki Gang Gloria Kota (1927), Nasi Jamblang Mang Dul Cirebon (1970), Martabak Kubang Hayuda Jakarta (1969), Gudeng _Yu Djum Yogyakarta (1950), Lontong Balap Bioskop R‘Ia Surabaya (1959), Ketan Susu Kemayoran Jakarta (1958), Tahu Tek dan Rawon Cak Kahar Surabaya (1960), Nasi Liwet Wongso Lemu Solo (1950), Bale Raos Yogyakarta (2000), Es Durian lko Gantinyo Padang Sumatera Barat (1986), serta masih banyak lagi kuliner tempo dulu lainnya.
Jadi tunggu apalagi, yuk lepas kerinduan pulang ke kampung halaman menikmati beragam kuliner di Kampoeng Legenda!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur
-
Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG
-
Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
-
Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden
-
IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi
-
Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea
-
Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang