Suara.com - Tahukan Anda kalau Duke dan Duchess of Cambridge menolak untuk membiarkan buah hatinya, George dan Charlotte bermain dengan beberapa jenis mainan tertentu. Ya, baik William maupun Kate Middleton memiliki beberapa peraturan ketat tentang jenis mainan yang boleh dimainkan oleh kedua buah hatinya.
Saat memperingati kematian Putri Diana yang ke-20 tahun, banyak hal personal yang dikemukakan William tentang betapa indahnya jika bisa melihat Diana menyayangi kedua cucunya George dan Charlote.
"Dia pasti akan menjadi nenek yang mengesalkan," ungkap William pada program dokumenter Diana, Our Mother: Her Life and Legacy dilansir mirror.co.uk.
"Dia akan datang pada saat jam mandi, membuat pemandangan yang menakjubkan ... gelembung di mana-mana, air mandi (basah) di mana-mana, dan kemudian pergi," tambah lelaki bergelar Duke of Cambridge sebagai sebuah penghormatan kepada sisi menyenangkan ibunya.
Setali tiga uang dengan Diana, William dan Kate telah menunjukkan bahwa mereka merupakan orangtua yang baik bagi Charlotte dan George.
Hal itu juga bukan berarti jika setiap keinginan pangeran kecil dan putrinya selalu dituruti.Ada beberapa aspek pengasuhan di mana Kate dan William bersikap tegas termasuk tentang apa saja mainan yang boleh dimainkan oleh anak-anaknya.
Menurut laporan sebuah majalah di AS, George dan Charlotte dilarang keras dan tidak diizinkan untuk menggunakan iPad atau bermain dengan perangkat elektronik lainnya di rumah.
Sebaliknya, Will dan Kate disebut lebih sering mendorong kedua buah hatinya untuk bermain dengan mainan, serta menikmati berbagai jenis permainan luar ruangan dan menggunakan imajinasi mereka.
Artinya juga, menurut majalah tersebut, mereka berusaha untuk selalu terikat sebagai keluarga. Hal ini bahkan dapat dilihat dari cara Kate 'mendandani' dua buah hatinya.
Duchess of Cambridge tersebut lebih menyukai gaya yang tidak menarik perhatian dan lebih klasik untuk anak-anak. Bahkan dalam foto-foto mereka di rumah juga lebih menunjukkan jika mereka menyukai permainan tradisional. Jadi, tidak ada Pokemon Go! untuk anak-anak ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan