Suara.com - Benarkah jika belanja bahan organik membuat uang lebih cepat terkuras? Bahan organik merupakan bahan makanan yang sehat dan baik dikonsumsi. Namun, harganya relatif lebih mahal ketimbang makanan lainnya. Wajar saja, sifatnya yang organik alias langsung dipetik dari kebun membuat harganya melambung tinggi.
Tidak semua makanan organik itu harganya mahal. Jika cermat memilih, Anda bisa mendapatkan makanan organik murah. Alhasil, pengeluaran pun bisa dihemat. Mau tahu cara belanja hemat makanan organik? Berikut tipsnya:
1.Beli di Pasar Tradisional
Pasar tradisional merupakan tempat untuk mendapatkan bahan makanan murah, termasuk makanan organik. Walaupun berstatus organik, kalau beli di pasar tradisional pasti harganya jauh lebih murah ketimbang di supermarket. Sayuran segar, buah segar, dan bumbu dapur, semuanya bisa diperoleh di pasar tradisional. Selain itu, Anda juga bisa menawar, sehingga harganya bisa lebih murah lagi. Untuk mendapatkan makanan organik terbaik, Anda bisa datang di pagi hari saat matahari terbit.
2.Beli Makanan Organik Mingguan
Tips selanjutnya ialah membeli stok persediaan dalam seminggu. Cara ini ampuh untuk menekan pengeluaran. Jika Anda berbelanja di pasar tradisional, harga yang didapatkan semakin murah jika pembelian semakin banyak. Bahan organik memiliki ketahanan yang singkat. Tidak disarankan untuk membelinya dalam jumlah yang sangat besar. Meskipun tertolong dengan bantuan lemari es, kualitasnya akan berkurang.
Untuk mengetahui jumlah yang akan dibeli, Anda bisa berkaca dari minggu sebelumnya. Jika bahan organik di minggu lalu kurang, tambahkan porsi untuk minggu ini. Lakukan pencatatan saat melakukan pembelian agar mudah mengingat apa yang hendak dibeli.
3. Beli Bahan Organik Hasil Lokal
Makanan organik yang ditawarkan di pasar tradisional sudah pasti merupakan bahan lokal semuanya, namun bahan organik yang dijual di supermarket belum tentu lokal. Banyak supermarket di Indonesia lebih suka menjual produk luar negeri karena katanya bahan impor itu jauh lebih bagus ketimbang bahan lokal, benar, begitu? Tidak juga.
Bahan organik lokal tak kalah bagusnya dengan bahan impor. Apalagi Indonesia terkenal sebagai negara dengan hasil pertanian melimpah. Agar kesehatan tetap terjaga, belilah makanan organik yang masih bagus. Perhatikan bahan organik secara keseluruhan, apakah rusak atau tidak. Jika Anda berbelanja di tempat langganan, tidak ada salahnya untuk mencicipi satu dari makanan yang hendak dibeli. Tujuannya agar tidak ada penyesalan sesudah membeli.
4.Buat Kebun Sendiri
Memiliki kebun sendiri menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan. Tak semua masyarakat di Indonesia memiliki kebun di rumahnya. Untuk mendapatkan makanan organik yang terjamin kualitasnya, Anda bisa menanamnya sendiri di kebun milik Anda. Tanamlah makanan organik yang sering dikonsumsi, sehingga Anda tidak perlu lagi memasukan bahan tersebut ke daftar belanjaan mingguan. Selain lebih sehat, Anda juga bisa menekan pengeluaran.
Satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu Anda harus memiliki ilmu dasar tentang bercocok tanam. Hal ini tentu saja berguna untuk mendapatkan hasil terbaik. Kalau mau, sediakan kebun dengan lahan yang agak luas. Saat panen tiba, Anda bisa membagi atau menjual makanan organik tersebut ke tetangga atau ke pasar. Berguna sebagai peluang bisnis juga, ya?
5.Belajar Memasak
Pandai memasak memang diharuskan bagi wanita. Namun, dewasa ini banyak pria yang terjun dalam dunia masak-memasak. Rasa makanan yang dihasilkan juga tak kalah enaknya dengan masakan wanita. Untuk menekan pengeluaran, pandai memasak sangatlah disarankan, apalagi untuk bahan makanan organik.
Makanan organik tidak sulit untuk diolah. Hanya perlu ditumis, digoreng, dibakar, atau digeprek saja, Anda sudah bisa merasakan nikmatnya bumbu masakan Indonesia. Untuk mendapatkan hasil masakan yang memuaskan, tentu saja Anda harus memiliki panduan, yaitu buku resep. Anda bisa mengikuti langkah-langkah yang tertera dalam buku tersebut. Informasi tentang bahan dan cara mengolah makanan sangat membantu Anda dalam memasak.
Baca artikel Cermati lainnya:
Rahasia Nyata Dibalik Cara Hidup Sukses di Usia Muda
Tips Menghemat Biaya Aqiqah si Buah Hati
Isi Ulang E-money Sudah Ada Aturannya. Mau Gratis? Simak Tipsnya
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
-
BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo
-
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini
-
Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera