Suara.com - "Curang" atau menikmati makanan di luar diet saat diet ketat bisa memberikan perubahan positif pada penurunan berat badan. Penelitian terbaru menunjukkan, bahwa saat jauh dari penghitungan kalori dan kebiasaan makan yang ketat, sebenarnya bisa menjadi hal yang baik.
University of Tasmania School of Health Science melakukan studi di mana satu kelompok peserta berdiet selama 16 pekan secara berturut-turut, dan yang lainnya hanya sesekali berdiet selama dua pekan.
Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang menjalani jeda selama dua pekan menurunkan berat badan lebih cepat, kehilangan rata-rata 17 pound atau setara 7,7 kg lebih banyak daripada peserta yang diet ketat sepanjang waktu.
Profesor Nuala Byrne, Kepala Sekolah Ilmu Kesehatan di University of Tasmania, memimpin penelitian tersebut dan mengatakan kepada Body + Soul bahwa penurunan berat badan lebih sulit dicapai selama rentang diet yang panjang karena sesuatu yang disebut "thermogenesis adaptif," di mana metabolisme kita menurun ke "tingkat yang lebih besar dari yang diharapkan" karena berkurangnya "asupan energi".
Hal ini juga disebut "reaksi kelaparan", di mana tubuh Anda terus menekan berat badan lebih lama sebagai mekanisme bertahan hidup.
Byrne mengatakan, interval dua pekan yang diambil selama penelitian ini "mungkin sangat penting" jika Anda mengikuti jenis diet ini, istirahat yang diambil untuk jangka panjang atau lebih pendek dari dua pekan tidak akan menghasilkan penurunan berat badan lebih cepat.
Dalam buku Leigh Peele, "Starve Mode: Explaining & Resetting Metabolic Problems That Can Come From Dieting", tentang break diet sesingkat saat "curang makan", atau selama mengakhiri diet Anda.
Peele menyertakan bagan di bawah ini dalam bukunya untuk menggambarkan waktu istirahat yang disarankan yang diperluka dengan berapa lama Anda berdiet.
"Secara umum Anda perlu istirahat 5-7 hari setiap 3 minggu untuk berdiet," tulisnya di situsnya.
Baca Juga: Diet, Coba Makan Tempe Kukus
Pada kenyataannya, Anda harus mendengarkan tubuh Anda, dan melakukan apa yang Anda rasa nyaman dengan seluruh perjalanan diet Anda.
Direktur Nutrisi di Good Housekeeping Institute Jaclyn London, MS, RD, CDN, berpendapat, kunci keseluruhan untuk menurunkan berat badan adalah "berlatih sadar makan dan intuitif" yang mencakup "makanan dan makanan ringan biasa."
London juga mengatakan, menggabungkan makanan nabati seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian dan kacang-kacangan, "Akan membantu Anda membuat perubahan kecil yang mengarah pada kebiasaan yang lebih baik untuk jangka panjang." (Delish)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran