Suara.com - Sunat atau tindakan sirkumsisi masih melekat dengan faktor agama di beberapa negara.
Di Indonesia misalnya, sunat biasanya dilakukan pada anak laki-laki yang duduk di Sekolah Dasar atau Menengah Pertama.
Namun disampaikan dokter Mahdian Nur Nasution SpBS dari Rumah Sunatan, sunat sebenarnya bisa dilakukan pada semua usia.
Di Rumah Sunatan misalnya, kata dia, pernah menangani sunat pada lelaki paruh baya berusia 76 tahun.
"Tidak ada kata terlambat untuk sunat. Dari bayi sampai orang tua bisa melakukan sunat," ujar dia dalam temu media Revolusi Sirkumsisi tanpa Jarum Suntik di Jakarta, Selasa (14/11/2017).
Menurut dia, kesadaran kaum laki-laki untuk melakukan sunat kini semakin meningkat tak hanya terbatas pada pemeluk agama Islam saja. Dokter Mahdian menjelaskan, sunat bisa mengurangi risiko lelaki mengidap infeksi saluran kemih, tertular penyakit seksual, hingga kanker prostat.
Meski demikian, dr Mahdian mengatakan ada usia terbaik untuk melakukan sunat, yakni ketika masih bayi. Menurut dia sunat yang dilakukan saat bayi bisa menurunkan risiko trauma psikologis akibat rasa nyeri saat proses sirkumsisi.
"Sebenarnya baik anak-anak maupun orang dewasa yang paling bikin takut untuk sunat adalah rasa sakit akan jarum suntik. Rasa nyeri ketika disuntik dampaknya bisa dirasakan anak sampai dewasa," tambah dia.
Baca Juga: Kocak! Simak Chat Pasangan 'Kids Jaman Now' Saat Akan Disunat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Mediasi
-
BNI wondrX Gratis, Hadirkan Kesempatan Ikut Lelang Rejeki wondr Setiap Hari
-
Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang: Sempat Ricuh, Kini Situasi Kembali Kondusif
-
Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
5 Cara Membaca Jam Analog dengan Mudah, Kenali Ketiga Fungsi Jarum
-
Bye Bekas Jerawat! 4 Night Cream Arbutin Wajah Auto Glowing di Pagi Hari
-
Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan
-
Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman
-
Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain